- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
Pimpin Rapat KSO BPJSTK, Wabup Tekankan Pentingnya Sinergitas

KEPULAUAN SELAYAR - Setelah di Kecamatan Buki, Pemkab Kepulauan Selayar bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) dan para Kepala Desa serta para Kepala BPD Wilayah Kecamatan Bontosikuyu dan Bontoharu, kembali melakukan rapat kerja sama operasional (KSO) di Aula Kantor Kecamatan Bontosikuyu, Jumat (23/12/2022).
Dalam rapat KSO tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Muh. Yunan Krg. Tompobulu, Kadis PMPTSPTK Muhammad Arsyad, Kadis PMD Irwan Baso, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Firdaus serta yang mewakili BKPAD dan Camat Bontosikuyu.
Dalam rapat ini mendiskusikan dua hal penting yaitu tentang manfaat jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu terkait Alokasi Dana Desa (ADD) yang akan dialokasikan untuk membiayai pekerja-pekerja di ekosistem desa apakah sudah sesuai, baik dari segi regulasi maupun dari segi kemampuan keuangan.
Baca Lainnya :
- Posko Pengungsian Gedung Juang 45 Sudah Kosong, Mobil Dunlap Tetap Standby0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka Rembuk Stunting di Rayhan Square0
- Berprestasi, Musrifah Basli Apresiasi PKK Desa Patilereng dan Kel. Benteng Selatan 0
- Giat IOTA DXpedition OC 242 di Rajuni dan Tinabo Direspon Ribuan Stasiun Radio Amatir Mancanegara0
- BPN Selayar peringati Hut Agraria Nasional ke-610
Dalam menerapkan program manfaat jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif kembali menegaskan tentang pentingnya sinergitas yang ditopang oleh empat kata kunci, yaitu koordinasi, integrasi, simplikasi dan singkronisasi.
"Akan tercapai sinergitas di desa, kecamatan, BPJS Ketenagakerjaan maupun Dinas dan Sinergitas di Kabupaten jika empat penopang ini bisa kita aplikasikan bersama," kata Saiful Arif.
Kepada para Kepala desa dan BPD, Wabup mengimbau agar dalam rapat KSO ini dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin untuk berdialog mempertajam kembali tentang manfaat Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan. Kendati demikian kata Saiful Arif, untuk mendapatkan manfaat BPJS Ketengakerjaan ada kewajiban yang harus kita laksanakan meskipun kewajiban itu nilainya lebih kecil dibanding manfaatnya.
Sedangkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Kepulauan Selayar Firdaus, kepada peserta rapat KSO menjelaskan bahwa di BPJS Ketanagakerjaan terdiri atas empat program, yaitu Jaminan Kecelekaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pensiun.
Terkait dengan hal tersebut, Kepala BPJSTK Firdaus mengemukakan bahwa tujuan dari rapat KSO ini adalah untuk sharing informasi dengan para kepala Desa dan BPD. Ia mengharapkan satu desa bisa mendaftarkan 100 orang warganya bergabung dalam program jaminan sosial BPJSTK.
"Jadi yang didaftarkan itu adalah pekerja-pekerja yang tidak mampu membayar iuran, seperti kader posyandu, imam desa, guru mengaji atau yang lainnya yang ada hubungannya dengan pekerjaan desa," jelas Firdaus.
Tujuannya lanjut Firdaus, jika terjadi kecelakaan pada saat bekerja, maka segala pembiayaan saat berobat akan ditanggung oleh BPJSTK.
"Mulai dari rumah sampai ke tempat kerja jika terjadi resiko kecelakaan kerja maka biaya berobat ke puskesmas atau Rumah sakit akan kami tanggung sampai benar-benar sembuh. Yang penting pada saat kecelakaan kerja ada kaitannya dengan pekerjaan, bukan ke tempat lain," pungkasnya.
Sebagai Informasi, dalam Rapat KSO tersebut khususnya dalam sesi dialog dipandu oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu, Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Muhammad Arsyad.
Pada kesempatan yang sama, dirangkaikan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian kepada tiga orang ahli waris peserta BPJSTK yang mengalami kematian. Masing-masing ahli waris mendapatkan santuanan sebesar 42 juta rupiah. (Diskominfo SP/Im)











.jpeg)