Breaking News
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
- Lagu Salendang Mayang Hantarkan Paduan Suara Selayar Sabet Juara II Harkopnas 79
- Tak Sekadar Memantau, Sekda Ikut Menata Produk UMKM Selayar di Harkopnas Ke79 di Sorowako
Puncak Hari Jadi ke-413 Selayar, Basli Ali Laporkan 3 Potensi Bendungan Besar di Selayar, Ini Harapa
Random Video
- Upacara Pengibaran Bendera Peringatan HUT RI ke 73 Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2018
- Diskominfo SP Kerja Sama USAID Erat Gelar Lokakarya Percepatan Penerapan SPBE dan Penyusunan data Pe
- Kunker Bupati Kepulauan Selayar, Awali Penyaluran Bansos Non Tunai PKH di Pasimasunggu
- Kegiatan Gerak Jalan Indah Antar OPD Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar
- Direktur PSKBA Serahkan Santuan Korban Gempa,Wabup Selayar Ingatkan Penerima Utamakan Pendidikan Ana
SELAYAR - Upacara puncak Hari Jadi Ke-413 Selayar berlangsung di Lapangan Pemuda Benteng, Kamis, (29/11/2018).
Selain Bupati dan seluruh jajaran pejabat dan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Selayar, Hadir Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, staf khusus Wakil Presiden RI H. M. Alwi Hamu, Wawali Kota Makassar Syamsu Rijal, Permas Yang berdomisili di luar Kabupaten Kepulauan Selayar, serta undangan lainnya.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali selain melaporkan program strategis Kabupaten yang telah dijalankan, Basli Ali juga melaporkan tentang kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Selayar yang memiliki tantangan tersendiri, terlebih satu-satunya Kabupaten di Sulawesi Selatan yang terpisah dari daratan Pulau Sulawesi.
Basli mengatakan bentangan Pulau Selayar yang berkisar 30 km, mengakibatkan sulitnya akses terhadap ketersediaan air, padahal Selayar sesungguhnya memiliki tiga potensi bendungan yakni Posi, Bontojaya, dan Cinimabela.
Terkait dengan hal itu, Bupati Kepulauan Selayar menitip harapan kepada Gubernur Sulawesi Selatan agar berkenan memperjuangkan merealisasikan ketiga potensi bendungan besar tersebut.
Menurut Basli, apabila ketiga bendungan itu dapat terbangun, dapat mengatasi ketersediaan air untuk pertanian, air minum, kelistrikan, serta mendukung terwujudnya Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.
Harapan kami bendungan tersebut dapat terwujud, sehingga dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena sesungguhnya pelayanan adalah roh pemerintahan," kata Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali.
Selain Bupati dan seluruh jajaran pejabat dan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Selayar, Hadir Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, staf khusus Wakil Presiden RI H. M. Alwi Hamu, Wawali Kota Makassar Syamsu Rijal, Permas Yang berdomisili di luar Kabupaten Kepulauan Selayar, serta undangan lainnya.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali selain melaporkan program strategis Kabupaten yang telah dijalankan, Basli Ali juga melaporkan tentang kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Selayar yang memiliki tantangan tersendiri, terlebih satu-satunya Kabupaten di Sulawesi Selatan yang terpisah dari daratan Pulau Sulawesi.
Basli mengatakan bentangan Pulau Selayar yang berkisar 30 km, mengakibatkan sulitnya akses terhadap ketersediaan air, padahal Selayar sesungguhnya memiliki tiga potensi bendungan yakni Posi, Bontojaya, dan Cinimabela.
Terkait dengan hal itu, Bupati Kepulauan Selayar menitip harapan kepada Gubernur Sulawesi Selatan agar berkenan memperjuangkan merealisasikan ketiga potensi bendungan besar tersebut.
Menurut Basli, apabila ketiga bendungan itu dapat terbangun, dapat mengatasi ketersediaan air untuk pertanian, air minum, kelistrikan, serta mendukung terwujudnya Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.
Harapan kami bendungan tersebut dapat terwujud, sehingga dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena sesungguhnya pelayanan adalah roh pemerintahan," kata Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
