- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
Program Prioritas Gerbang Sari Pemkab Selayar Lahirkan 22 Desa Mandiri

Keterangan Gambar : Irwan Baso, S. STP., Plt Kadis Pemberdayan Masyarakat dan Desa
KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Selayar mencatat berdasarkan Indeks Membangun Desa (IDM), jumlah desa dengan status mandiri mengalami peningkatan dari tahun ketahun.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PMD Irwan Baso mengatakan, peningkatan status kemandirian desa dari tahun ketahun terus mengalami perubahan dan peningkatan yang sangat signifikan, hal ini tidak terlepas dari intervensi program perioritas Bupati, Gerakan Membangun Desa (Gerbang Sari)
"Pada tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan Selayar, tidak ada satupun desa yang berstatus desa mandiri, Namun sejak program prioritas Gerbang Sari, dijadikan spirit dalam proses pembangunan Desa, hasilnya optimal." ujar Irwan Baso, Selasa (20/8)
Baca Lainnya :
- Ingat! Ujian SKD CPNS Sebentar Lagi, Ini Harapan dan Arahan Bupati Kepulauan Selayar0
- Tablig Akbar Untuk Palestina Siap Digelar, Wabup Selayar Haturkan Terima Kasih pada PT Putriana selaku Sponsor Utama0
- Ketua TP PKK Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Kelurahan Benteng Selatan0
- Mengisi Panggung Hiburan di Kecamatan Bontoharu, Aty D Academy : Saya Tidak Pernah Lupa Kampung Hala0
- Jadi Irup Upacara Hardiknas, Bupati Kepulauan Selayar Sekaligus Buka Pameran Pendidikan 0
Dia merinci, berdasarkan hasil penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) 2024, tercatat jumlah Desa dengan kategori Mandiri di Kabupaten Kepulauan Selayar bertambah menjadi 22 desa dari sebelumnya 14 desa pada tahun 2023.
Sementara untuk jumlah Desa Maju mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya Desa Mandiri, pada tahun 2024 dan tahun 2023 sebanyak 17 Desa Maju, dari sebelumnya tahun 2022 sebanyak 22 Desa, dan tahun 2021 ada 8 Desa
Demikian juga untuk desa berkembang pada tahun 2021 ada 46 desa, namun pada tahun 2022 turun menjadi 44 desa, tahun 2024 menurun jadi 36 dari tahun sebelumnya 42 desa di tahun 2023, Hal ini disebabkan karena beberapa desa telah naik status menjadi desa maju.
Sementara untuk desa tertinggal pada Tahun 2021 ada 25 desa, turun menjadi 12 desa, dan dua desa sangat tertinggal pada Tahun 2021, naik status menjadi desa tertinggal pada Tahun 2022, otomatis Tahun 2024 Desa dengan kategori Sangat Tertinggal sudah tidak ada.
Irwan Baso selaku penggungjawab teknis program kegiatan Gerbang Sari mengaku, pencapaian ini adalah hasil kebijakan dan buah dari kerja keras Bupati Kepulauan Selayar dalam mendorong percepatan Pembangunan Desa.
"Dalam setiap kesempatan, Bupati tanpa tanpa henti memacu dan memotivasi para kepala desa untuk berproses memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meminta agar seluruh desa menjadi desa yang mandiri." ucapnya
Dirinya pun berharap, kolaborasi dan upaya-upaya bersama dengan semua pihak, dinas terkait termasuk unsur kecamatan dan para pendamping desa serta dukungan seluruh masyarakat di desa kedepan semua desa bisa menjadi desa mandiri.
Dijelaskan, Gerbang Sari merupakan program yang dirumuskan Bupati dan Wakil Bupati Basli Ali- Saiful Arif yang kemudian menjadi program prioritas Kabupaten Kepulauan Selayar dalam RPJMD 2021-2026, menerapkan pendekatan Top Down yang secara bertahap dan berkesinambungan dalam proses pembangunan desa menuju desa yang mandiri.
_











.jpeg)