- Gubernur Andalan Sulsel Serahkan 15 Miliar sebagai Kado Hari Jadi Ke-420 Selayar
- Hari Jadi Selayar ke-420, Pemerintah Kukuhkan Komitmen Percepatan Pembangunan
- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
- Satu-Satunya dari Kepulauan, UPT SDN Labuang Mangatti Wakili Pasimasunggu pada Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten
Selayar Invesment Day, Bupati Basli gambarkan kemudahan berinvestasi di Selayar

MAKASSAR - Kepulauan Selayar memiliki kekhususan diantara 24 Kabupaten Kota di Sulsel, yakni Selayar satu-satunya kabupaten yang terpisah dari daratan Sulawesi
"Kondisi letak geografis ini bukanlah kelemahan tapi justru merupakan kekuatan dan nilai tawar bagi pemkab. Kepulauan Selayar"
Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali dalam sambutannya saat membuka acara Selayar Invesment Day di Hotel Claro Makassar, Senin pagi (15/11)
Kegiatan "Selayar Invesment Day" ini kata Bupati merupakan ajang promosi potensi dan peluang investasi, dan merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan investasi di Kepulauan Selayar.
Pada kegiatan Selayar Invesment Day yang dihadiri sejumlah stackholder dan investor tersebut, Bupati memaparkan potensi dan sejumlah keunggulan daerah, juga menggambarkan betapa kompetitifnya iklim investasi di Kepulauan Selayar
"wilayah laut Selayar merupakan jalur pelayaran Alki II yang menghubungkan wilayah Indonesia barat - Timur dan negara di kawasan asia. Selayar memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan kompetetif diberbagai sektor, pariwisata, perikanan, industri dan lainnya" ucapnya.
Akan tetapi lanjut Bupati, potensi dimaksud belum dapat dikelola dan dikembangkan dengan optimal, itu karena keterbatasan sumber daya terutama anggaran.
Olehnya itu berharap melalui kegiatan Selayar Invesment Day ini, pemerintah pusat maupun propinsi dapat semakin memfasilitasi kegiatan promosi potensi dan peluang investasi di Kepulauan Selayar.
"Moment ini sangat berharga untuk menemukan peluang kerjasama bisnis antara Pemkab Kepulauan Selayar dengan pihak pengusaha-investor," cetusnya
Pemerintah daerah sangat membutuhkan partisipasi pihak swasta lokal, nasional maupun asing untuk memanfaatkan peluang investasi yang ada dan ditawarkan dalam berbagai bentuk skema investasi, dengan berbagai kemudahan.
"Dalam upaya menarik arus investasi, dan untuk mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif pemkab akan menjamin dengan pemberian insentif dan kemudahan penaman modal bagi calon investor" tutup bupati
Sejumlah stakeholder terkait memberikan apresiasi terkait pelaksanaan Selayar Investmant Day, Apresiasi diberikan bukan hanya terkait keindahan tapi juga potensi ekonomi dan pariwisata Selayar.
"Kami optimistis, Selayar ini bisa seperti Bali di masa depan," ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Causa Iman Karana.
Apresiasi serupa diberikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andi Purnomo mengungkapkan, sejauh ini ada tujuh komoditas utama ekspor Sulsel. Dan lima di antaranya sangat berlimpah di Selayar, seperti potensi ikan, udang, olaham rumput laut.
"Kami akan mendukung penuh investor, pelaku usaha yang bertujuan ekspor di Selayar. Kantor kamk terbuka 24 jam untuk membangun sinergi dan berkomunikasi," ungkapnya dihadapan Bupati Selayar Basli Ali.
Sementara itu, Ketua HIPMI Sulsel Andi Rahmat Manggabarani meminta dukungan semua pihak khususnya kalangan pemerintah, provinsi dan kabupaten untuk menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk semua investor yang akan datang ke Selayar.
"Kami siap bekerja bersama-sama membangun Selayar dengan potensi ekonominya," pungkasnya. (Kominfo-IC)










.jpeg)