Breaking News
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
Tari Lulo Sultra Tampil Pada Karnaval Budaya Hari Jadi ke-413 Selayar

SELAYAR - Karnaval Budaya yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke - 413 Selayar diikuti oleh 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (27/11/2018) sore.
Peserta yang dilepas oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali di Alun-alun depan Rujab Bupati, bahkan diikuti DPD Persatuan Masyarakat Selayar (Permas) Kendari Sulawesi Tenggara.
DPD Permas Sultra ini tampil sebagai peserta pertama dengan melakukan atraksi dan menampilkan tarian Lulo di depan panggung kehormatan, disaksikan oleh Bupati Kepulauan Selayar bersama para pejabat pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar lainnya dan unsur Forkopimda.
Selain tarian Lulo, DPD Permas Sultra yang dinakhodai oleh Djufri Sakti, kali ini tampil dengan sentuhan pakaian adat berbagai etnis kesukuan dari Sulawesi Tenggara.
Sementara dari sinopsis yang dibacakan oleh Master Of Ceremony, Tari Lulo berasal dari suku Tolaki, yang biasa ditampilkan pada setiap momen gembira, pesta panen, pernikahan dan saat menjemput tamu.
Dalam tarian ini peserta tampak bergandengan tangan membentuk lingkaran yang melambangkan kalosara suatu simbol adat suku Tolaki. Bermakna pemersatu, saling harga menghargai, gotong-royong dan kasih sayang.
Hal ini identik dengan "A'bulo Sipappa' A'munte Sibatu", kesamaan istilah yang mempersatukan, Selayar dan Tolaki selalu rukun hidup berdampingan dimanapun berada dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Penampilan Tari Lulo ini sontak mendapatkan sambutan yang begitu meriah dari segenap pejabat yang hadir bahkan masyarakat Selayar yang turun di jalan menyaksikan jalannya karnaval budaya tersebut.
Terpantau semua peserta karnaval berpawai keliling kota Benteng Selayar, yang hingga berita ini diturunkan karnaval masih berlangsung.
Selain Bupati, hadir Sekda Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, para Asisten dan Forkopimda, pimpinan OPD dan undangan lainnya.
Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli menyebut bahwa Karnaval Budaya merupakan kegiatan rutin dilaksanakan menyambut Hari Jadi Selayar setiap tahunnya.
Ini kita lakukan salah satunya menjalin silaturrahim antara seluruh warga masyarakat Selayar. Tanpa silaturrahim dan persatuan, kegiatan seperti ini akan sulit kita laksanakan. Selamat mengikuti lomba karnaval menyambut Hari Jadi ke-413 Selayar," tutup Bupati Kepulauan Selayar. (IM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)