- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
Tarian Massal Meriahkan Grand Opening Festival Takabonerate, Kadisparbud Optimistis Tampilkan yang Terbaik

KEPULAUAN SELAYAR – Beberapa siswa dan siswi yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Kepulauan Selayar giat berlatih tarian massal dalam rangka memeriahkan grand opening Festival Takabonerate 2022, di Taman Pelangi, Jl. Soekarno-Hatta, Kota Benteng.
Makin mendekati jadwal grand opening, peserta tarian massal yang berjumlah ratusan orang terlihat sangat antusias berlatih dan tanpa kenal lelah menghafalkan sekaligus mempraktikkan gerakan yang diajarkan. Sebagai informasi, grand opening Festival Takabonerate akan digelar, Minggu, 23 Oktober 2022, mendatang.
Latihan dipimpin langsung Supriadi B, staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kepulauan Selayar, bersama tim dari Sanggar Seni Tanadoang.
Baca Lainnya :
Berkaitan dengan hal tersebut, Kadisparbud Kepulauan Selayar, Hizbullah Kamaruddin, optimistis peserta tarian massal akan memberikan penampilan terbaik pada grand opening nanti.
“Di tarian massal ini, ‘Selayar, Selaut, Sebangsa’, tentu akan tampil dengan baik pada grand opening nanti, karena di sini biasanya yang menjadi penilaian. Orang akan memperhatikan terlepas dari bagaimana gerakannya nanti. Ketika itu massal, tentu akan yang sulit untuk penyesuaian-penyesuaian kolaborasinya. Jika ini berjalan dengan baik, insyaallah akan menjadi penilaian yang baik dan akan sukses. Tentu kita berharap apalagi latihannya cukup intens dilakukan dan pada saat penampilan nanti bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Tari massal “Selayar, Selaut, Sebangsa” menggambarkan kebiasaan orang Selayar (pa’biasaanna tu Silajara) kegiatan penduduk pesisir pantai sebagai nelayan (papekang) dan keragaman suku yang ada di Selayar.
Orang Selayar memiliki kebiasaan menyambut tamu yang berkunjung ke Selayar dengan penyambutan adat seperti pagelaran Tari Pakarena. Selayar dengan karakteristiknya berupa gugusan kepulauan dan dikelilingi lautan yang luas menjadi ladang bagi penduduk pesisir pantai dan pulau untuk mencari ikan sebagai mata pencaharian atau sekadar dikonsumsi sendiri.
Walaupun Selayar beranekaragam suku, masyarakatnya mampu hidup berdampingan dengan damai, meskipun memiliki kultur, adat istiadat berbeda, yang tergambar dalam Tari Empat Etnis. (NFS_HumasDisparbud)











.jpeg)