- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
Tim DVI Kembali Ungkap Identitas Korban KLM Nurul Salsa, Total Tiga Jenazah Teridentifikasi

MAKASSAR - Polda Sulawesi Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar konferensi pers terkait perkembangan penanganan kecelakaan laut KM Nurul Salsa yang terjadi di perairan Kepulauan Selayar. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel, Jumat (24/07/2026).
Konferensi pers dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., didampingi Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris, M.A.R.S., QHIA, bersama Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, serta Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel.
Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan perkembangan terbaru terkait insiden tersebut. Dijelaskan bahwa KM Nurul Salsa mengalami kecelakaan laut pada 15 Juli 2026 di wilayah Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Berdasarkan laporan Basarnas, jumlah penumpang di dalam kapal sebanyak 76 orang, sementara yang tercatat dalam manifes sebanyak 45 orang.
Baca Lainnya :
- Rakor Persiapan Verifikasi Nasional, Ini Hasil Kesepakatan Jajaran Pengurus FKS Selayar 0
- Buka Festival Takabonerate, Wagub Sulsel Dukung Selayar Menuju Destinasi Wisata Terbaik Indonesia0
- Pemkab Selayar Sambut para Kafilah STQH XXXIII Sulsel 0
- MBA Harapkan Ketersediaan SDM Politeknik Negeri Bali Mampu Mengelola Pariwisata Selayar 0
- Halal bi Halal dengan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Ini Harapan Musrifah Basli0
“Pada tahap awal pencarian, ditemukan sebanyak 59 orang, dengan rincian 58 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia akibat sakit saat proses evakuasi,” ujar Kombes Pol. Didik Supranoto.
Lebih lanjut disampaikan, dari 17 korban yang sebelumnya masih dalam pencarian, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas Sulawesi Selatan telah berhasil menemukan 3 korban, sehingga masih terdapat 14 orang yang belum ditemukan. Tiga korban yang ditemukan tersebut masing-masing atas nama Hasriati (44), Bau Intang (52), dan Hasbi (41).
Selain itu, proses penyelidikan atas peristiwa tersebut masih terus berlangsung dan akan disampaikan perkembangannya secara berkala kepada publik. Operasi pencarian oleh Basarnas Sulawesi Selatan juga telah resmi ditutup pada hari yang sama, berdasarkan hasil evaluasi.
Sementara itu, Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris menambahkan bahwa Tim DVI Gabungan kembali berhasil melakukan identifikasi terhadap satu korban.
“Pada hari Jumat, 24 Juli 2026 pukul 10.00 WITA, Tim DVI gabungan yang terdiri dari Biddokkes Polda Sulsel, didukung Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, menerima satu kantong jenazah dan langsung melakukan proses identifikasi,” jelasnya.
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kantong jenazah dengan nomor PM62B03 Selayar cocok dengan data antemortem nomor 015 dan teridentifikasi sebagai Hasbi, laki-laki, 41 tahun, warga Labuang Marege, Desa Maminasa, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, data medis, serta properti yang ditemukan.
Dengan demikian, hingga saat ini Tim DVI Gabungan telah berhasil mengidentifikasi total tiga korban dari tiga kantong jenazah yang diterima. (HUMAS Polres)











.jpeg)