- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
TNTB Terapkan Dua Role Model Pengelolaan Kawasan Konservasi

SELAYAR - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mulai mengembangkan cara baru mengelola kawasan konservasi. Cara tersebut adalah membangun Learning Organization.
Solusi baru ini dikemukakan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno.
Cara baru tersebut juga sebagai upaya untuk menemukan model kelola kawasan konservasi yang didasarkan pada nilai – nilai adat dan budaya setempat, perubahan geopolitik, sosial ekonomi yang terjadi di sekitar kawasan konservasi sebagai dampak dari pembangunan di berbagai bidang selama 47 tahun.
Baca Lainnya :
- Jadi Irup Hari Pahlawan, Wabup Selayar Serahkan Bingkisan Kepada Keluarga Pahlawan 0
- Penanggulangan Kemiskinan, Dinsos Selayar Gelar SLRT0
- Sekda Selayar Pimpin Upacara HUT ke-48 Korpri0
- Bupati Kunker Pada 5 Kecamatan Kepulauan0
- Serahkan Calon Paskibra Kepada Pelatih, Begini Harapan Asisten Pemerintahan Setda0
Sebagai implementasinya, Ditjen KSDAE menugaskan 74 Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk menerapkan role model sebagai prototipe yang dilaksanakan secara partisipatif.
Untuk Taman Nasional Takabonerate (TNTB) Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan ada dua role model yang diterapkan yaitu Role Model PAAP (Pengelolaan Akses Ares Perikanan) berupa pengelolaan berbasis hak akses terhadap area tangkapan ikan tradisional oleh masyarakat lokal dan Role Model Pengembangan Destinasi Wisata Bahari Berbasis Masyarakat. (SUMBER : @takabonerate_np)











.jpeg)