- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
TP PKK Pokja 4 Gelar Pelatihan Daur Ulang Sampah di Desa Bontoborusu
.jpeg)
KEPULAUAN SELAYAR – Tim Penggerak (TP) PKK Pokja 4 Kabupaten Kepulauan Selayar kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pelatihan daur ulang sampah bagi peserta dari Desa Bontoborusu yang berjumlah 30 orang, berlangsung di Desa Bontoborusu, Senin (5/9/2022).
Pelatihan tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, S.E., M.M, yang juga dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup Muh. Asdar serta Camat Bontoharu Andi Batara Gauk.
“Pentingnya pengolahan sampah dilaksanakan mulai dari rumah tangga sampai pada pengolahan sampah mandiri agar tidak terjadi penumpukan dan permasalahan dimasyarakat,” ucap Musrifah Basli.
Baca Lainnya :
- SMEP PKK 2022, Andi Dwiyanti Musrifah beri perhatian, kunjungi lima kecamatan kepulauan0
- Ketua TP PKK Selayar Sampaikan Ucapan Selamat Atas Pelantikan Ketua TP PKK Sulsel Masa Bakti 2022-20230
- Musrifah Basli Buka RAT ke-8 Koperasi PKK Fitrah Mandiri Tahun Buku 20200
- Dansatgas TMMD Selayar Letkol Kav. Adi Priatna Bawakan Materi PKBN di Hadapan Kader PKK 0
- Musrifah Basli Dianugerahi Penghargaan pada HKG PKK Sulsel0
Musrifah Basli menitip pesan agar kiranya disetiap desa diupayakan ada bank sampah, serta pelatihan tersebut dengan menghasilkan produk yang telah dilatihkan dan lebih berkembang karena apa yang dilatihkan hari ini hanyalah dasar dan perkenalan.
Sementara ketua Pokja 4 Hastati Asdar dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan daur ulang sampah bertujuan untuk peningkatan kesadaran masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan serta melatih masyarakat untuk dapat mengolah sampah menjadi sesuatu yang berguna bahkan bernilai ekonomis.
“Kebersihan lingkungan menjadi perhatian karena menjadi salah satu pemicu terjadinya stunting olehnya itu hal ini harus menjadi perhatian bagi kita semua,” pungkas Hastati.
Sebagai informasi bahwa kegiatan ini dibagi menjadi dua bentuk kegiatan daur ulang yakni pembuatan keterampilan yang berbahan dasar plastik dan pembuatan kompos berbahan dasar limbah basah rumah tangga dan kotoran hewan ternak. (Diskominfo SP/Im)











.jpeg)