- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
Update Data Terbaru, Ada 9 Tambahan Kasus Baru Positif Covid-19

KEPULAUAN SELAYAR - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan kembali mengumumkan adanya tambahan sembilan orang pasien positif terpapar covid-19.
Pernyataan resmi ini disampaikan oleh Wakil Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si, di media center GTPP Covid-19 Selayar Jalan Muh. Krg. Bonto Kecamatan Benteng, Senin (13/7/2020).
Marjani Sultan didampingi jubir GTPP Covid-19 dr. Husaini, M. Kes, Kajari Selayar Adi Nuryadin Sucipto, S.H., M.H., unsur dari Polres, dan yang mewakili Dandim 1415 Selayar serta Sekretaris GTPP Covid-19 Ahmad Ansar.
Baca Lainnya :
- Pemkab Selayar Terima Bantuan APD dari Para Relawan di Jakarta0
- Baksos Polres dan Bhayangkari Selayar, Bagikan Paket Sembako kepada Warga Kurang Mampu Terdampak Corona0
- Video Conference dengan Gubernur Sulsel, MBA Laporkan Kondisi Pencegahan Covid-19 0
- Kristalab Surya Medika, dan Inti Sulawesi Selatan Serahkan APD ke GTPPC19 Selayar0
- Ketiga Kalinya Desa Nyiur Indah Semprotkan Disinpektan ke Rumah Warga0
Pasien positif tambahan tersebut masing-masing, Inisial DM (54) pria, MU Pria (19) dan MST wanita (13) beralamat di Dusun Gantarang Lalang Bata Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai.
Selanjutnya Inisial AA wanita (17), LA wanita (13) dan SA wanita (11) beralamat di Dusun Onto Sapo Kecamatan Bontomatene. Menyusul inisial AR Pria (14), beralamat di Benteng Kecamatan Benteng, inisial RMN wanita (14) alamat Dusun Batupanynyu Desa Jambuiya, serta HI pria (15) alamat Dusun Tinggi Sisilia Desa Tanete Kecamatan Bontomatene.
Dengan adanya tambahan kasus positif ini, total pasien positif menjadi 23 orang, dengan rincian proses perawatan/isolasi 11 orang, dan sembuh 12 orang.
Marjani Sultan juga melaporkan kesembilan tambahan tersebut saat ini sementara menjalani isolasi, dengan rincian tujuh orang isolasi di hotel, dan dua orang isolasi mandiri. Saat ini kata Marjani sementara dipersiapkan untuk penanganan selanjutnya.
Marjani Sultan mengatakan dengan melihat kondisi tersebut, resiko penularan covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar semakin tinggi karena sudah ditemukan adanya penularan setempat atau transmisi lokal yang terjadi dibeberapa tempat.
"Virus sars-cov 2 disinyalir sudah menyebar kemana-mana. Dan saatnya kita sudah harus saling mencurigai siapa pembawa virus diantara kita," ucap Marjani.
Untuk itu Marjani Sultan lagi-lagi mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk membiasakan diri menerapkan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman covid-19 pada setiap aktifitas dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.
"Semoga pasien yang terkonfirmasi positif segera sembuh dan tidak menular ke orang lain," ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, juru bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes menambahkan, bahwa dari kasus sembilan pasien positif itu, tujuh orang diantaranya masih merupakan contact tracking pasien positif sebelumnya. Sementara dua orang lainnya merupakan kasus baru positif covid-19, yang mempunyai riwayat perjalanan dari Kota Makassar Sulawesi Selatan.
Sekadar diinfokan sejauh ini total ODP 84 orang dengan rincian proses pemantauan satu orang, selesai pemantauan dan dinyatakan sehat 83 orang.
PDP total tujuh orang, dengan rincian proses pengawasan satu orang, selesai pengawasan (non covid) tiga orang, dan meninggal dunia tiga orang. (HUMAS/IM)










.jpeg)