- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
Virtual, Pemkab Selayar Ikuti Peringatan Hari Ibu Tingkat Provinsi Sulsel

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mengikuti peringatan Hari Ibu ke-92 tingkat Provinsi Sulsel, secara virtual, Sabtu (19/12/2020). Pada peringatan Hari Ibu tersebut mengusung tema Perempuan Berdaya, Indonesia Maju.
Asisten Pemerintahan Drs. Suardi hadir mewakili Bupati Kepulauan Selayar, bersama, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Drs. Andi massaile dan para peserta virtual
Sambutan ketua TP. PKK Provinsi Sulawesi selatan Ir. Hj. Liestity F. Nurdin. M. Fish mengatakan, Hari Ibu dirayakan setiap tahunnya sebagai bentuk penghargaan kepada perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa.
Baca Lainnya :
- Tatap Muka Dengan Kapolda Sulsel, Ini Sambutan Penerimaan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Bisnis Forum Pemprov Sulsel dengan Australia Barat, Wabup Selayar Perkenalkan Sektor Andalan Pariwisata0
- Basli Ali Hadiri Rakor Rencana Aksi Pencegahan Korupsi di Makassar 0
- Pemkab Selayar Gelar Upacara Bendera Peringati Harkitnas ke-1110
- Wagub Sulsel : Pada Musrenbangnas Kita Sudah Usulkan, Selayar Butuh Listrik Stabil0
"Kongres Perempuan I di tahun 1928 menandai tonggak perjuangan perempuan Indonesia, dalam ambil peran di setiap derap pembangunan di Indonesia," katanya.
Perempuan mengisi ruang-ruang kontribusi dalam merebut kemerdekaan, menyuarakan berbagai permasalahan, dan turut mencari serta menjadi solusi untuk mengantar Indonesia di titik sekarang.
Dikemukakan, sangat disayangkan apabila perempuan masih harus menghadapi berbagai ketimpangan, mulai dari mengakses, berpartisipasi, ikut menentukan arah, serta menikmati manfaat pembangunan. Terlebih Pandemi Covid-19 menempatkan perempuan dalam situasi yang lebih rentan.
Peringatan Hari Ibu tahun ini dirangkaikan penyerahan penghargaan kepada pemerintah daerah dan instansi yang dinilai berkomitmen menjunjung tinggi penerapan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. (Humas/Kam)











.jpeg)