- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
- BBM dan LPG Jadi Sorotan, Pemkab Selayar Libatkan TNI-Polri dan Kejaksaan Bentuk Satgas Pengawasan
- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
Wagub Sulsel : Pada Musrenbangnas Kita Sudah Usulkan, Selayar Butuh Listrik Stabil

SELAYAR - Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bertolak meninggalkan Kepulauan Selayar hari ini, Sabtu (26/10/2019), setelah kunjungan kerjanya selesai.
Hadir mendampingi keberangkatan Wagub Sulsel adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si, Dandim 1415, Letkol Arm Yuwono, S.Sos., M.M., dan Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesra, Ir. H. Arfang Arief.
Dalam wawancaranya bersama Humas Protokol Kepulauan Selayar, Wagub mengaku bahwa Kepulauan Selayar memiliki potensi bahari dan bisa menjadi pusat perikanan dan kemaritiman.
Baca Lainnya :
- Lawatan Tim Kemenpar RI, Kunjungi Kampung Tua Bitombang dan Gantarang Lalangbata0
- DWP Kab. Kepulauan Selayar Gelar Acara Buka Puasa Bersama 0
- Bupati Selayar Tandatangani Piagam Dukungan SP 20200
- Asisten Administrasi Setda Kepulauan Selayar Serahkan SK CPNS Kepada THL-TB Penyuluh Pertanian0
- Ketua TP PKK Kepulauan Selayar Buka Pelatihan Kader PKBN, dan PKDRT0
"Selayar secara akses lebih cepat dibanding daerah lain terlebih dengan dua kali penerbangan tiap harinya. Kita telah mendorong secara pribadi ke Kementrian Pariwisata RI untuk membuka penerbangan Jakarta-Selayar yang secara otomatis nanti wisawatan lokal, nusantara, bahkan mancanegara lebih mudah mengakses ke Kepulauan Selayar," terang Sudirman.
Pada Musrenbang Nasional Wilayah Sulawesi di Manado, pihaknya mengaku sudah menyampaikan bahwa Kepulauan Selayar butuh listrik stabil dengan instalasi listrik bawah laut yang tentu saja dengan investasi yang sangat besar dan semoga segera bisa direalisasikan.
"Saya berharap Pemda Kepulauan Selayar untuk tetap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan pihaknya telah mengeluarkan SK melalui Gubernur Sulawesi Selatan untuk memberikan bantuan keuangan daerah bawahan senilai 35 miliar dengan bantuan kapal feri. Pemda Kepulauan Selayar jangan menyia-nyiakan bantuan keuangan tersebut karena tidak semua daerah mendapat bantuan sebesar itu. Pemda kepulauan Selayar juga harus agresif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dsb, serta rajin koordinasi dengan LKPP karena kita sering terbentur di masalah administrasi. Jangan sampai masalah administrasi sehingga masyarakat tidak mendapat peluang untuk mendapatkan apa yang sudah kita programkan," lanjut Andi Sudirman.
Diakui Andi Sudirman bahwa masyarakat Kepulauan Selayar ramah dan harus tetap dipertahankan karena itu penting. Pengembangan sekolah kejuruan kemaritiman, perikanan, kelautan juga harus dilakukan karena mau tidak mau potensi yang dimiliki Kepulauan Selayar adalah itu agar kuat secara SDM.
"Beberapa kali ke Kepulauan Selayar, saya akui makan ikan di sini enak dan berbeda dengan di tempat lain. Untuknya itu, masyarakat harus bahu-membahu untuk menjaga kebersihan laut, bersama-sama menegur jika ada yang melakukan tindakan yang tidak ramah lingkungan di laut, bersama-sama membuat kepribadian yang selalu menjaga cantiknya pulau Kepulauan Selayar, dan semoga ada kebijakan dari Pemda melalui Bupati Kepulauan Selayar dan Kepala Dinas Kepariwisataan agar ikan terbaik yang bergizi tinggi untuk kecerdasan tidak diekspor semua agar bisa dikonsumsi anak-anak masyarakat Kepulauan Selayar sebagai investasi jangka panjang," ujar Sudirman mengakhiri wawancara.
Sekadar diketahui, kemarin (Jumat, 25/10/2019), Wakil Gubernur Sulawesi Selatan melakukan kunjungan ke Pantai Punagaang, Kecamatan Bontosikuyu. (HUMAS)











.jpeg)