- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
- Mari Berdoa Bersama, Pemkab Selayar Gelar Salat Istisqo untuk Memohon Hujan
- Wabup Muhtar Pantau Tiga APMS, Pelayanan dan Pasokan BBM Jadi Perhatian
Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar

KEPULAUAN SELAYAR — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Kepulauan Selayar menerima kunjungan studi tiru dari Dinas Kominfo Kabupaten Enrekang, Jumat (4/9/2026).
Rombongan dipimpin Kepala Bidang Informatika Dinas Kominfo Kabupaten Enrekang, Warman, SE., M.Si. Kedatangannya disambut Sekretaris Dinas Kominfo-SP Kabupaten Kepulauan Selayar, Sudirman, didampingi Kepala Bidang Humas, Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), Kepala Bidang Statistik, serta Kepala Bidang Sandi dan Telekomunikasi.
Warman mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari sekaligus meniru sejumlah strategi yang diterapkan Dinas Kominfo-SP Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya dalam pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Baca Lainnya :
- Undangan Khusus Pemda Kepulauan Selayar kepada Seluruh Umat Muslim0
- Pesan Presiden Prabowo Diterjemahkan Nyata oleh Bupati Natsir Ali0
- Bupati Kepulauan Selayar Kunjungi PT Tripper Nature, Dorong Kerja Sama Pertanian dan Perkebunan0
- Sekda Selayar Launching Tiga Inovasi Aksi Perubahan untuk Perkuat Pelayanan Publik dan Akses Ekonomi0
- Tim Safari Ramadan Pemkab Selayar Lanjut ke Pasimasunggu0
Menurutnya, hal yang ingin dipelajari tidak hanya menyangkut tata kelola PPID, tetapi juga pembangunan dan pengelolaan website PPID hingga pengelolaan aplikasi SP4N-LAPOR! milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang menjadi salah satu subdomain pada pemerintah daerah.
"Kami datang untuk melihat dan mempelajari strategi yang diterapkan Kominfo Selayar, khususnya bagaimana mengelola PPID, website PPID, maupun SP4N-LAPOR!," ujar Warman.
Ia menilai Dinas Kominfo-SP Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki strategi yang cukup baik dalam mengelola berbagai program tersebut, meski berada di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Hal itu, kata dia, terlihat dari sejumlah penghargaan yang berhasil diraih Dinas Kominfo-SP Kabupaten Kepulauan Selayar dalam beberapa kesempatan.
Warman mengakui, pengelolaan sejumlah program tersebut di Dinas Kominfo Kabupaten Enrekang belum berjalan secara efektif. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai bidang yang dibutuhkan.
"Di Enrekang pengelolaan program-program ini belum berjalan efektif, terutama karena belum didukung sumber daya yang memadai. Karena itu, kami ingin belajar dari Selayar," katanya.
Ia berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan studi tiru tersebut dapat diterapkan setelah kembali ke Kabupaten Enrekang.
"Kami berharap ilmu yang kami dapatkan di sini bisa diterapkan di OPD kami. Mudah-mudahan ruang-ruang koordinasi seperti ini tetap bisa berjalan, sehingga kami dapat terus saling bertukar pengalaman dan memperbaiki pengelolaan layanan informasi publik," ujarnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman antarpemerintah daerah dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, pelayanan pengaduan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di tengah keterbatasan anggaran. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)











.jpeg)