- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
- TP PKK Selayar Turun ke Lapangan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK
- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
- Perpanjang Penerbangan H. Aroepala, Bupati Selayar: Konektivitas Kunci Dorong Pariwisata
- Terima Mahasiswa KKN ITSBM, Sekda Selayar: Beri Manfaat dan Gali Potensi Desa
- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat

KEPULAUAN SELAYAR — Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muhtar, M.M. menekankan pentingnya melahirkan kader keagamaan yang berilmu, kritis, dan bijaksana dalam menyikapi dinamika persoalan umat.
Pesan tersebut disampaikan Wabup saat membuka Pelatihan Kader Tarjih (PKT) Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Selayar bekerja sama dengan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl R A Kartini Benteng, Sabtu (19/9/2026).

Baca Lainnya :
- Hebat..! Porda XVI Sulsel, Selayar Boyong 6 Medali Emas Hari Ini0
- Wabup Imbau Perangkat Daerah Turut Berkontribusi Tingkatkan Indeks SPBE0
- Bupati dan Forkopimda Selayar Ikuti Peluncuran Logo HUT ke-80 RI oleh Presiden Prabowo0
- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Selayar, Umumkan Pasien Pertama Positif Corona0
- Baznas Kepulauan Selayar Kembali Aktifkan Pembinaan Muallaf0
Wabup Muhtar mengapresiasi pelaksanaan PKT sebagai bagian dari ikhtiar menyiapkan kader yang memiliki wawasan keilmuan serta kematangan dalam menghadapi berbagai persoalan keagamaan.
Menurutnya, perkembangan masyarakat melahirkan persoalan keagamaan yang semakin beragam. Karena itu, kader tarjih harus mampu mengkaji persoalan berdasarkan ilmu, Al-Qur’an dan Sunnah, serta memberikan pertimbangan secara bijaksana.
Ia menilai peran Majelis Tarjih dan Tajdid semakin penting. Tarjih menimbang pandangan berdasarkan kekuatan dalil dan keilmuan, sementara tajdid menghadirkan pembaruan agar ajaran Islam tetap mampu menjawab perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip dasarnya.
Wabup juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika umat. Namun, perbedaan harus disikapi dengan ilmu, kedewasaan dan saling menghargai agar tidak menjadi sumber perpecahan.
Di tengah derasnya arus informasi, kader keagamaan dituntut mampu menjadi rujukan yang objektif dan berbasis keilmuan, sekaligus menghadirkan solusi bagi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Wabup Muhtar menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya menyangkut infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia.
“Kita ingin Selayar maju secara ekonomi, tetapi tetap kuat dalam karakter, akhlak, kepedulian sosial dan nilai-nilai keagamaan.”
Karena itu, pemerintah membutuhkan sinergi dengan ulama, cendekiawan, organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kepada para peserta, Wabup berpesan agar pelatihan dimanfaatkan untuk memperdalam ilmu dan membangun tradisi berpikir kritis.
“Jadilah kader yang kuat dalam prinsip, luas dalam wawasan, jernih dalam berpikir, santun dalam perbedaan, dan hadir membawa solusi.”
Ia berharap PKT tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan, tetapi melahirkan kader yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat, masyarakat dan pembangunan daerah.
Wabup Muhtar kemudian secara resmi membuka Pelatihan Kader Tarjih tersebut. Ia berharap kegiatan itu menjadi ruang lahirnya kader-kader yang amanah, berilmu dan bermanfaat bagi umat, masyarakat dan Kabupaten Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)