- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Wabup Saiful Arif Jadi Narasumber Konferensi Internasional Jaringan Cagar Biosfer Asia Tenggara

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, Saiful Arif, mendapat kehormatan, menjadi salah satu Narasumber pada Konferensi Internasional The 15th Southeast Asian Biosphere Reserve Network (SeaBRnet) di Resort Patuno, Kecamatan Wangi - Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menjawab Pewarta, Kamis (2-5) pagi, Wabup menyampaikan, Pada Konfrensi ini dihadiri delegasi dari beberapa Negara se Asia Tenggara, antara lain Timur Leste, Thailand, Kamboja, Vietnam, Philipina dan Malaysia, dan hadir pula Negara Australia juga Jepang, sementra pihaknya didampingi Plt Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonetate, Raduan dan Nasaruddin (Bappeda)
Dalam kesempatan tersebut Wabup Saiful Arif memaparkan materi "Pengelolaan Cagar Biosfer Taka Bonerate - Kepulauan Selayar" dengan harapan, insiatif Lokal dan kreatifitas pengelolaan Cagar Biosfer di Selayar, dapat menjadi inspirasi bagi Unesco untuk dijadikan sebagai kebijakan dan program di tingkat lokal, regional, dan Nasional. Bahkan, mungkin dalam skala internasional.
Baca Lainnya :
- Kunker, Sembari Menyalurkan Bantuan, MBA Nyatakan Penolakannya Terhadap Politik Dinasti0
- Dinilai Lalai Terhadap Paskibra HUT RI ke-78 RI, Bupati Selayar Non Job Tiga Pejabat Pemkab0
- Bupati Bantu Warga Terdampak Kebakaran di Pasar Sentral Bonea0
- Ingat! Semarak Hari Jadi ke-413 Selayar, Kecamatan Bontoharu Gelar Lomba Mancing 0
- Resmikan Empat Pertashop, Bupati Basli Ali; ini salah satu solusi alternatif permasalahan BBM0
Hal menarik dari 12 menit paparannya, Wabup Selayar Saiful Arif mendapat perhatian khusus dari panitia dan peserta dan tiga kali mendapat apluse, yakni saat ia menginfokan, Tinabo menjadi tempat bermainnya wisman dan wisnu dengan "bayi hiu" (baby shark), wacana "one day no fishing" (sehari tanpa menangkap ikan) yang terus didorong agar kearifan lokal ini, menjadi regulasi di tingkat desa, dan saat menyampaikan undangan untuk menghadiri Festival Taka Bonerate yang direncanakan tanggal 9 Oktober mendatang.
Lebih lanjut, disampaikan, dalam kurun waktu beberapa bulan ini ada dua kapal yang sempat berkunjung ke Pulau Tinabo yang memuat sekira 88 wisatawan mancanegara, dari Australia, New Zelan, United of Kingdom, serta United States dan Nedherlands.
Menurutnya Ini pertanda bahwa Taka Bonerate sebagai Cagar Biosfer Kepulauan Selayar makin diminati oleh wisatawan lokal dan juga oleh wisatawan, Karena itu, "Ayo ke Selayar" ajaknya, disambut apluse oleh panitia dan peserta.
Konfrensi Tingkat Regional ini, merupakan tindak lanjut konfrensi tingkat Nasional di Makassar, sekaligus persiapan konfrensi tingkat Dunia yang direncanakan di China awal tahun depan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan politik Provinsi Sulawesi Tenggara Laode Fasikin dan ditutup Bupati Wakatobi H. Haliana, S.E dan diikuti Komite Nasional MAB di Asia Tenggara, Stakeholders Utama MAB, perwakilan Kementrian terkait, Akademisi, NGO, serta beberapa Kepala UPT Kementrian LHK, Perwakilan Pemerintah Daerah, Pengelola Cagar Biosfer di masing-masing daerah.











.jpeg)