- BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain
- Ketua TP PKK Selayar: Dari Rumah Dilan, Kita Belajar, Berkarya dan Tumbuh Bersama
- Wabup Muhtar Tekankan Peran Dai Jaga Persatuan Umat di Tengah Arus Informasi Keagamaan
- IVO Galaxy Cup I Bergulir, Sekda Selayar Bidik Lahirnya Talenta Voli Baru
- Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang
- Diskominfo Selayar Bangun Kesadaran Data di Kalangan Mahasiswa, Wabup: Data Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
- TP PKK Selayar Turun ke Lapangan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK
- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
- Perpanjang Penerbangan H. Aroepala, Bupati Selayar: Konektivitas Kunci Dorong Pariwisata
Wabup Selayar Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Perlindungan Jamsos BPJSTK

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan selayar H. Saiful Arif, SH memimpin rapat evaluasi dan monitoring pelaksanaan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun Anggaran 2023.
Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (19/9/2023).
Wakil Bupati didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Arfang Arief sekaligus memandu rapat tersebut, bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Kepulauan Selayar Firdaus, yang juga dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Baca Lainnya :
- Pemda Selayar Raih Penghargaan Nominasi TPID Kabupaten/Kota Berprestasi dari Menko Perekonomian 0
- Pemkab Kepulauan Selayar Gelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI0
- Bupati Selayar Pimpin Upacara HPSN 20190
- Bupati Kepulauan Selayar Panen Raya Padi di Desa Mare-Mare 0
- Asniar Marjani Hadiri Seminar Nasional 2019 Dharma Wanita Persatuan Pusat0
Saiful Arif mengemukakan, dengan manfaat yang dirasakan dari program BPJSTK akan mempermudah para ASN dan non ASN untuk menjalankan program tersebut. Termasuk program Sikamaseang yang diinisiasi melalui Dinas Penanaman Modal dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan.
“Saya kira sangat besar manfaat dengan yang dapat dirasakan dari program BPJSTK, mari kita melakukan pendekatan ibadah akan mempermudah ASN untuk dapat menjalankan program sikamaseang,” pinta Saiful Arif.
Terkait dengan hal tersebut, Saiful Arif memaparkan seberapa banyak komponen dan progresnya khususnya OPD yang sudah berkontribusi dalam program BPJSTK termasuk program sikamaseang yang menanggung minimal satu orang diluar keluarga inti.
Secara kongkrit, Wabup memaparkan terkait tertib iuran non ASN, progresnya baru mencapai 38 persen dari 55 NPP/OPD yang mendaftarkan Non ASN pada BJSTK Kepulauan Selayar. Kendati demikian, 21 OPD disebutkan tertib pembayaran iuran, sedangkan 34 OPD lainnya tercatat dengan iuran belum sampai di Bulan Agustus 2023.
Paparan lainnya diantaranya adalah kepesertaan tenaga kerja ASN sejauh ini sdh mencapai 95 persen. Dari 3.871 tenaga ASN yang menyebar diseluruh OPD, 3.713 diantaranya telah terdaftar. Sisanya sebanyak 158 ASN belum terdaftar sebagai peserta BPJSTK.
Sementara untuk tenaga kerja Sikamaseang progresnya baru mencapai 12 persen, atau 468 dari 3.871 ASN sebagai peserta yang terdaftar dalam program ini. Sisanya 3.403 potensi tenaga kerja Sikamaseang yang bisa diakuisisi dari masing-masing ASN.
Dalam rapat ini terungkap bahwa sejauh ini penerimaan iuran di BPJSTK Kepulauan Selayar baru mencapai 3 milyar lebih, sedangkan pembayaran klaim jaminan sudah mencapai 35 milyar lebih.
Sebagai informasi, dalam rapat tersebut dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada ahli waris peserta BPJSTK yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Para penerima santunan ini masing-masing adalah ahli waris dari alm. Darmawati (Korpri Disdikpora), ahli waris dari Berau (Korpri Dinas Kesehatan), serta ahli waris dari Sahrung (pekerja informal II Kepulauan Selayar. Ketiganya menerima santunan kematian masing-masing sebesar 42 juta rupiah. (Humas Diskominfo SP/Im)











.jpeg)