- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
Wisata Pantai Punagaan Selayar Kian Siap Sambut Wisatawan, Berkat Kolaborasi Unhas dan BUMDes

KEPULAUAN SELAYAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan desa melalui program pengabdian masyarakat. Kali ini, BUMDes Baloka Mandiri di Desa Patilereng menjadi sasaran kegiatan bertajuk Transformasi Tata Kelola dan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital untuk Penguatan BUMDes Baloka Mandiri dalam Pengelolaan Slow and Mindful Coastal Tourism di Pantai Punagaan Selayar.
Kegiatan yang berlangsung pada 3–4 Juli 2025 ini difokuskan pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) BUMDes melalui pelatihan tata kelola dan pemasaran digital. Pantai Punagaan sebagai objek wisata andalan desa dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan konsep slow and mindful coastal tourism.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat sekaligus Dosen Pariwisata Unhas, Aqilah Nurul Khaerani Latif, menyampaikan bahwa konsep tersebut cocok diterapkan di Pantai Punagaan yang memiliki karakteristik pulau kecil dengan lanskap indah dan alami.
Baca Lainnya :
- Kadispar Selayar Buka Kemah Konservasi dan Jambore Selam 20180
- Bupati Selayar Sambut Kunjungan Tim Inspektorat Sulsel0
- Wabup Selayar Fasilitasi Penyelesaian Polemik ADD dan PBB, Pelayanan Kantor Desa Balang Butung Diaktifkan Kembali0
- Bupati Selayar Terima Kunjungan Kepala Badan Diklat PKN Gowa BPK RI Perwakilan Sulsel0
- MBA Tak Kuasa Menahan Rasa Haru Mengenang Jasa-Jasa Almarhum Muhammad Aris Ridwan0
“Pembuatan aturan atau SOP dalam tata kelola menjadi hal krusial, terutama untuk menertibkan persoalan sampah di kawasan wisata. Selain itu, digitalisasi penting untuk menarik pengunjung, bukan hanya dari lokal, tetapi juga dari skala nasional hingga internasional,” ungkap Aqilah.
Sementara itu, Direktur BUMDes Baloka Mandiri, Razak, menyambut baik pelatihan ini dan berharap kegiatan pengabdian seperti ini dapat berkelanjutan.
“Kami melihat beberapa BUMDes di Jawa bisa maju karena adanya pembinaan rutin dari perguruan tinggi. Aturan sebenarnya sudah ada, tetapi wisatawan, terutama dari lokal, seringkali tidak tertib,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Nur Aidin, salah satu peserta sekaligus peneliti, yang menyebut Pantai Punagaan memang memiliki indikator relevan sebagai destinasi wisata bahari.
Ia berharap melalui pelatihan dua hari ini, para pengelola BUMDes memperoleh pengetahuan baru mengenai konsep-konsep pariwisata global seperti slow and mindful coastal tourism, yang bisa diterapkan secara adaptif di Pantai Punagaan.
Program ini merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (BIMA) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang bertujuan memberdayakan BUMDes melalui transformasi ekonomi kreatif berbasis digital dan pengelolaan wisata yang berkelanjutan. (HUMAS - IC)










.jpeg)