- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
Angin Segar CFD Selayar, Bangkitkan UMKM dengan Omzet Dua Hingga Tiga Kali Lipat

KEPULAUAN SELAYAR – Car Free Day (CFD) di Kabupaten Kepulauan Selayar tak hanya menjadi ruang berolahraga bagi masyarakat, tetapi juga terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pariwisata Selayar, Nur Ihsan Chairuddin, menyebutkan berdasarkan pengakuan pelaku UMKM, perputaran uang selama CFD mencapai sekitar Rp64 juta per hari. “CFD bukan hanya sarana olahraga masyarakat, tetapi juga peluang ekonomi untuk membantu UMKM agar tetap bertahan dan berkembang,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya, Jumat (12/9/2025).

Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Rapat Menuju Realisasi Calender of Event 2018 0
- Wabup Kepulauan Selayar Segera Bergabung ke Akmil Magelang Menjalani Orientasi Kepemimpinan Selama Dua Hari0
- Pimpinan Wilayah VI PT. Pegadaian (Persero) Komitmen Tingkatkan Kerja Sama Program Mudik Gratis0
- Sekda Kepulauan Selayar, Pantau Gladi Bersih Upacara Peringatan HUT RI ke-730
- Bupati Selayar Terima Kunjungan Silaturrahmi Kepala Basarnas Sulsel0
Selain dihadiri insan media, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pelaku UMKM yang memberikan testimoni langsung terkait manfaat CFD. Saat ini, tercatat sekitar 95 UMKM terlibat secara rutin di arena CFD.
Para pelaku UMKM mengaku omzet mereka meningkat signifikan. “Sebelum ada CFD, omzet rata-rata hanya Rp200 ribu per hari. Sekarang bisa mencapai Rp500 ribu. Peningkatan ini sangat drastis dibanding hari biasanya, dan kami berterima kasih atas adanya CFD yang benar-benar membantu pedagang kecil,” ungkap Hendra, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (Apkali) Selayar, yang diamini pelaku UMKM lainnya.
Terkait adanya iuran Rp25 ribu yang ramai diberitakan, Kadis Pariwisata menegaskan hal tersebut merupakan kesepakatan internal UMKM sejak sebelum launching CFD dan tidak ada kaitannya dengan dinas. Iuran itu sepenuhnya dikelola oleh UMKM.
Ketua Apkali Selayar, Hendra, menambahkan bahwa iuran tersebut merupakan hal wajar dalam sebuah event. “Di awal memang ada kesepakatan listrik gratis satu bulan, tapi CFD sudah berjalan beberapa bulan. Jadi kami berinisiatif patungan pasang listrik baru, untuk band akustik dan listrik agar suasana lebih hidup dan menarik pengunjung,” katanya.
Pelaku UMKM lainnya, Ruslan, juga membenarkan bahwa iuran tersebut murni kesepakatan pedagang. “Rinciannya Rp10 ribu untuk sewa band akustik, Rp10 ribu untuk kebutuhan listrik, dan Rp5 ribu untuk biaya kebersihan. Sampai minggu ini listrik masih gratis ditanggung pemda. Iuran itu baru kami sepakati jika nantinya sudah dilakukan pemasangan listrik baru,” terangnya.
Namun, Kadis Pariwisata meminta rencana pemasangan listrik baru tersebut ditunda. Ia menegaskan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut agar listrik yang selama ini digunakan bisa tetap disubsidi pemda tanpa biaya tambahan bagi UMKM.
Sebagai bentuk apresiasi, Nur Ihsan Chairuddin menyampaikan terima kasih atas masukan yang diberikan media maupun pelaku UMKM. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan CFD agar menjadi sarana kebangkitan ekonomi kreatif di Selayar.
“Semangat pelaku UMKM di CFD ini luar biasa. Kami akan terus berkoordinasi untuk meringankan beban biaya yang ada, sehingga CFD bisa semakin memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)