- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 05
- Bupati Selayar Natsir Ali Minta KMP Balibo Dihentikan Sementara, Utamakan Keselamatan Penumpang
- Harapan Terus Hidup, Bupati Selayar Intensifkan Koordinasi Pencarian, Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
Asisten Administrasi Buka Sosialisasi Program QRIS dan CIKUR oleh Bank Indonesia

SELAYAR - Asisten Administrasi Setda Kepulauan Selayar Drs. Dahlul Malik, M.H., membuka sosialisasi quick response Indonesia standard (QRIS) dan ciri-ciri keaslian uang rupiah (CIKUR) di Rayhan Resto And Cafe, Kamis (6/2/2020).
Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) yang dihadiri oleh Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Iwan Setiawan, bersama para pimpinan OPD, para Kepala UPT, SD, SLTP, SLTA serta undangan lainnya.
"Program QRIS ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh BI guna meningkatkan layanan jasa keuangan kepada masyarakat, yang kita harapkan transaksi keuangan bisa lebih efisien, inklusi keuangan di Indonesia lebih maju, UMKM bisa lebih maju, yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Dahlul Malik membacakan sambutan tertulis Bupati Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Anggota DPR RI Muhammad Rapsel Ali0
- Hadiri Sidang ke-31 ICC-MAB Unesco di Paris, Berikut Penjelasan Bupati Kepulauan Selayar0
- Kerja Sama dengan DKP Selayar, Kemkominfo Gelar Pelatihan Implementasi Program Nelayan Go Online 0
- Sosialisasi LPG Non Subsidi, ASN Diminta Tidak Menggunakan LPG 3 Kg Bersubsidi0
- Bimtek Jurnalistik Resmi Ditutup, Ini Harapan Kabag Humaspro Selayar 0
Asisten Administrasi Dahlul Malik mengatakan dengan implementasi transaksi keuangan pemerintah daerah secara non tunai dapat meningkatkan efisiensi mencegah kebocoran serta menjadi trigger positif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.
"Dalam sosialisasi ini saya mengharapkan dapat memberikan edukasi bagi kita semua terkhusus bagi para generasi milenial. Semakin memahami pembayaran digital dengan menggunakan kode QR, pembayaran terstandardisasi sekaligus turut menjadi endorser dalam menyuarakan QRIS kepada masyarakat luas," ucapnya.
Dahlul Malik mengajak kepada semua peserta sosialisasi agar dapat mensosialisasikan program QRIS itu secara terbuka di wilayah masing-masing sehingga semakin banyak yang mengetahui program tersebut.
Sementara Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Iwan Setiawan mengatakan bahwa program QRIS tersebut masih terbilang baru. Grand launching kata dia masih pada 1 Januari 2020 serentak di Indonesia. Hingga sampai saat ini masih intensif melakukan sosialisasi serta mengintegrasikannya dengan berbagai alat pembayaran elektronik lainnya.
Iwan Setiawan sedikit menggambarkan bahwa QRIS itu sendiri adalah salah satu kanal pembayaran digital dengan menggunakan standar Quick Response (QR) code. (IM)










.jpeg)