- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
Asisten Administrasi Buka Sosialisasi Program QRIS dan CIKUR oleh Bank Indonesia

SELAYAR - Asisten Administrasi Setda Kepulauan Selayar Drs. Dahlul Malik, M.H., membuka sosialisasi quick response Indonesia standard (QRIS) dan ciri-ciri keaslian uang rupiah (CIKUR) di Rayhan Resto And Cafe, Kamis (6/2/2020).
Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) yang dihadiri oleh Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Iwan Setiawan, bersama para pimpinan OPD, para Kepala UPT, SD, SLTP, SLTA serta undangan lainnya.
"Program QRIS ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh BI guna meningkatkan layanan jasa keuangan kepada masyarakat, yang kita harapkan transaksi keuangan bisa lebih efisien, inklusi keuangan di Indonesia lebih maju, UMKM bisa lebih maju, yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Dahlul Malik membacakan sambutan tertulis Bupati Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur, Ini Materi Sekda Selayar 0
- Kerja Sama dengan DKP Selayar, Kemkominfo Gelar Pelatihan Implementasi Program Nelayan Go Online 0
- Begini Cara Dishub Mengkampanyekan Keselamatan Pelayaran 0
- Bimtek Jurnalistik Resmi Ditutup, Ini Harapan Kabag Humaspro Selayar 0
- Muhriana : Jangan Ada ASN yang Tidak Terdata di Aplikasi Simpeg dan Absen Online 0
Asisten Administrasi Dahlul Malik mengatakan dengan implementasi transaksi keuangan pemerintah daerah secara non tunai dapat meningkatkan efisiensi mencegah kebocoran serta menjadi trigger positif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.
"Dalam sosialisasi ini saya mengharapkan dapat memberikan edukasi bagi kita semua terkhusus bagi para generasi milenial. Semakin memahami pembayaran digital dengan menggunakan kode QR, pembayaran terstandardisasi sekaligus turut menjadi endorser dalam menyuarakan QRIS kepada masyarakat luas," ucapnya.
Dahlul Malik mengajak kepada semua peserta sosialisasi agar dapat mensosialisasikan program QRIS itu secara terbuka di wilayah masing-masing sehingga semakin banyak yang mengetahui program tersebut.
Sementara Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Iwan Setiawan mengatakan bahwa program QRIS tersebut masih terbilang baru. Grand launching kata dia masih pada 1 Januari 2020 serentak di Indonesia. Hingga sampai saat ini masih intensif melakukan sosialisasi serta mengintegrasikannya dengan berbagai alat pembayaran elektronik lainnya.
Iwan Setiawan sedikit menggambarkan bahwa QRIS itu sendiri adalah salah satu kanal pembayaran digital dengan menggunakan standar Quick Response (QR) code. (IM)











.jpeg)