- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
Bankom RAPI Selayar Siap Kolaborasi dengan BPBD Tanggulangi Bencana

Keterangan Gambar : Jajarannya Anggota RAPI Wilayah 15 Kabupaten Kepulauan Selayar. (Foto by Aan)
KEPULAUAN SELAYAR - Untuk memperlancar alur koordinasi dan komunikasi dalam menanggulangi bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar selama beberapa hari terakhir, organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 15 Kabupaten Kepulauan Selayar Daerah 24 Sulawesi Selatan, siap memberikan bantuan komunikasi (Bankom) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Selayar.
Pengurus RAPI Selayar akan menurunkan segenap personilnya untuk membackup komunikasi via Frequency Two Meter Band melalui Radio Pancar Ulang (RPU) Puncak Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai. Terlebih masih ada sejumlah wilayah di daratan Pulau Selayar yang mengalami blank spot sinyal seluler akibat cuaca ekstrem yang terus melanda Kabupaten Kepulauan Selayar dan sekitarnya.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua RAPI Wilayah 15 Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. Muh. Yunan Krg. Tompobulu, ST. MT., IPM pemilik call sign JZ24AXV saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (31/12/2022).
Baca Lainnya :
- Tutup Diklat Prajabatan golongan II, Ini Pesan Sekda Selayar 0
- Rakor Persiapan Verifikasi Nasional, Ini Hasil Kesepakatan Jajaran Pengurus FKS Selayar 0
- Bupati Kepulauan Selayar Terima Kedatangan Kepala Basarnas Makassar0
- Bupati Basli Ali Diminta Kesediannya Menjadi Dewan Pembina FSKN0
- Karena Pandemi Covid-19, Hari Jadi ke-415 Selayar Diperingati Sederhana0
Bupati Kepulauan Selayar juga kata Muh. Yunan telah mengeluarkan pernyataan status darurat bencana dalam masa tanggap darurat mulai tanggal 24 Desember 2022 sampai dengan 12 Januari 2023.
Muh. Yunan mengatakan BPBD telah melakukan permintaan kepada RAPI untuk dapat memberikan Bantuan Komunikasi dan permintaan personil untuk posko bersama tim terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menyikapi hal tersebut, Muh. Yunan menyatakan kesiapannya menurunkan personilnya untuk Bankom back up penanganan bencana, sesuai dengan apa yang menjadi tugas inti dari Organisasi RAPI. Selain Bankom, Muh. Yunan menuturkan bahwa ia juga akan melibatkan anggotanya dalam giat bakti sosial bersama-sama dengan tim terpadu menanggulangi bencana di wilayah daratan Pulau Selayar.
"Kami tinggal menunggu aba-aba dari BPBD Selayar kapan posko dimulai, Insya Allah kami siap," pungkasnya.
Dikemukakan, untuk memperlancar Bantuan Komunikasi, RPU Puncak telah dilengkapi catu daya Solar cell agar RPU bisa berfungsi 24 jam meskipun terjadi pemadaman dari PLN.
"Alhamdulillah kita sudah pasang solar cell, jadi meski terjadi pemadaman di Puncak, RPU masih tetap bisa beroperasi 24 jam. Berdoa saja mudah-mudahan cuaca segera bersahabat," jelas Muh. Yunan penuh semangat.
Sebagai informasi, saat ini anggota RAPI Selayar juga sementara melakukan Bankom Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan melakukan posko di Terminal Pelabuhan Benteng.
Dari pantauan media ini, cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Selayar seperti hujan, angin kencang dan gelombang tinggi telah menimbulkan banyak bencana seperti pohon tumbang yang merusak banyak jaringan listrik PLN, dan rumah-rumah warga, hingga tersendatnya distribusi air PDAM ke rumah-rumah pelanggan, bahkan di sejumlah kecamatan terjadi blank spot jaringan seluler.
Selain itu, intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan terjadinya jembatan ambruk di Desa Patilereng Kecamatan Bontosikuyu.
Sementara gelombang tinggi menyebabkan terjadi banjir rob, tanggul jebol yang mengikis sejumlah ruas jalan protokol. (Im)










.jpeg)