Breaking News
- Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Selayar Hadiri Rakornas Kemendagri
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Rakornas Pembentukan Paskibraka 2026
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan, Ajukan 12 Titik Studi Perencanaan ke Kemenhub
- Rampungkan KKN 40 Hari, 102 Mahasiswa IAI Al-Amanah Dilepas Pemkab Selayar
- Bupati Natsir Ali dan Wabup Muhtar Beri Kejutan HUT ke-65 Bank Sulselbar Cabang Selayar
- Pemkab Selayar Gandeng PT. Pokphand dan Perbankan Dukung GEMERLAP–GEMETAR
- Koperasi Desa Merah Putih Bontosunggu Tembus 10 Tercepat Nasional, Bupati Natsir Ali Apresiasi Kodim 1415/Selayar
- Koordinasi Intensif Bupati Natsir Ali Berbuah Manis, 13 Traktor Kementan untuk Selayar
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor GEMERLAP–GEMETAR di Posko Induk Rujab
- Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Natsir Ali Kunjungi Intake Sumber Air Topa
Basli Ali Hadiri Sosialisasi Angkatan II Unit Pemberantasan Pungli

kepulauanselayarkab.go.id - Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali menghadiri sosialisasi angkatan II Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Sulawesi Selatan, di Ballroom Hotel Herper Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Rabu (9/5/2018).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan yang bekerjasama dengan Polda Sulselbar resmi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Tautoto Tanaranggina, yang juga disertai dengan deklarasi anti pungli.
"Kami segenap aparatur dan dan warga masyarakat secara bersama-sama menyatakan membangun pelayanan publik yang profesional bebas pungli dan Korupsi". Demikian petikan isi deklarasi anti pungli yang dideklarisakan bersama segenap peserta sosialisasi.
Selain Bupati Kepulauan Selayar, hadir pula Irwasda Polda Sulsel, Kombes Pol Robert Haryanto selaku Ketua pelaksana Unit Pemberatasan Pungli (UPP) Provinsi Sulsel, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, bersama segenap peserta dan undangan lainnya.
Sosialisasi UPP tersebut bertema "Membangun Pelayanan Prima yang Bebas Pungli dan Korupsi".
Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi kegiatan ini karena dilaksanakan seiring makin intensifnya pemerintah dalam memberantas pungli dan korupsi di daerah.
“Kualitas palayanan publik yang bebas dari pungli dan korupsi masih terus menjadi sorotan tajam banyak pihak, olehnya itu, pencegahan mesti dilakukan secara sistematis dan komperensif dengan nilai dasar yang berpusat pada penguatan integritas di sektor pelayanan agar dapat merubah mainsed masyarakat terhadap pelayanan publik,” tutur Tau Toto. (AA/IM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)