Breaking News
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
Begini Langkah Pemkab Kepulauan Selayar Antisipasi Bencana Kebakaran

SELAYAR - Langkah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mengantisipasi bencana kebakaran melalui Satpol PP dan Damkar, salah satunya dengan menempatkan armada mobil pemadam kebakaran di kecamatan. Bahkan saat ini satu unit mobil pemadam sudah ada di Pulau Jampea Kecamatan Pasimasunggu.
Langkah ini akan terus diupayakan oleh Pemkab Kepulauan Selayar secara bertahap untuk Kecamatan lainnya. Demikian disampaikan oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali sesaat sebelum maritim mobile untuk kunjungan kerja pada 5 kecamatan di Kepulauan, di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar, Kamis (1/11/2018) pagi.
"Sebelum terjadi bencana kebakaran, kita antisipasi dengan menempatkan armada di tingkat kecamatan. Dan ini akan terus kita upayakan secara bertahap untuk semua kecamatan yang di Kabupaten Kepulauan Selayar," kata H. Muh. Basli Ali.
Sementara hasil koordinasi dengan Kasi Pemadaman dan Investigasi Pemadam Kebakaran Andi Baharuddin yang saat ini ada di Kecamatan Pasimasunggu, bahwa mobil pemadam yang sudah ada akan diserahkan secara resmi oleh Bupati Kepulauan Selayar ke Pos Damkar Pasimasunggu.
"Kami di sini belum melakukan penyerahan ke Pos Damkar. Yang kami lakukan selama di Benteng Jampea hanya orientasi dan pelatihan cara pengoperasian mobil damkar serta cara-cara juga teknik pemadaman ketika terjadi kebakaran rumah/gedung maupun lahan," jelas Andi Baharuddin. (IM/M. YUSRI)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)