- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
- Lagu Salendang Mayang Hantarkan Paduan Suara Selayar Sabet Juara II Harkopnas 79
- Tak Sekadar Memantau, Sekda Ikut Menata Produk UMKM Selayar di Harkopnas Ke79 di Sorowako
- Natsir Ali Dipercaya Pimpin HKTI Selayar, Perkuat Peran Petani dalam Pembangunan
- TP PKK Selayar dan IKA Farmasi Unhas Perkuat Edukasi Kosmetik dan Pangan Aman
- IKA Farmasi Unhas Edukasi Warga Selayar, Wabup Muhtar Ajak Cerdas Pilih Kosmetik dan Pangan
- Wabup Selayar dan Rektor UIN Alauddin Dorong KKN Jadi Awal Kolaborasi Berkelanjutan
Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar

LUWU TIMUR — Stand pameran UMKM Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi salah satu primadona dalam Pekan Expo UMKM rangkaian Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Luwu Timur. kamis (8/10/2026)

Sejak dibuka, stand UMKM Selayar ramai dikunjungi masyarakat. Hampir seluruh produk yang dipamerkan mendapat respons positif dan menjadi incaran pengunjung.
Baca Lainnya :
- Tambah Armada, Dua Unit Kapal Ferry Segera Beroperasi di Pelabuhan Pamatata-Bira0
- Dukung Program GEMETAR, Bank Sulselbar Siap Biayai Petani Jagung Selayar Melalui Program KUR0
- Event Wonderful Sunari, Bupati Kepulauan Selayar Buka Pagelaran Seni Budaya 0
- Bidang Humas Diskominfo Kerja Sama Usaid Erat Bimtek Peningkatan Kapasitas PPID0
- PPIH Embarkasi Makassar Berangkatkan Jemaah Calon Haji Selayar Menuju Madinah0
Tingginya minat tersebut turut berdampak pada penjualan. Produk UMKM Selayar rata-rata mencatat penjualan sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta setiap hari selama pelaksanaan expo.
Produk yang paling banyak diminati antara lain terasi Toriolo, ikan kering, olahan emping, serta berbagai produk olahan khas Selayar lainnya.
Antusiasme pengunjung terlihat dari cepatnya sejumlah produk terjual. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga membeli produk untuk dikonsumsi maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Selayar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman, mengatakan capaian tersebut menjadi gambaran bahwa produk UMKM Selayar memiliki daya tarik dan peluang pasar yang cukup besar ketika dipromosikan di luar daerah.
“Ini menunjukkan bahwa produk UMKM kita punya pasar. Ketika dibawa keluar dan diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat, ternyata responsnya sangat baik. Penjualan Rp7 sampai Rp8 juta per hari tentu menjadi hal yang menggembirakan bagi pelaku UMKM kita,” ujar Andi Abdurrahman.
Menurutnya, momentum expo seperti Harkopnas perlu dimanfaatkan bukan hanya untuk mengejar penjualan, tetapi juga membangun jejaring dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
“Yang kita harapkan bukan hanya habis terjual selama expo. Setelah masyarakat mengenal produknya, harus ada keberlanjutan. Karena itu, kualitas, kemasan, kontinuitas produksi dan pemasaran harus terus kita perkuat,” katanya.
Ia menambahkan, produk seperti terasi, ikan kering dan olahan emping merupakan bagian dari kekayaan produk lokal Selayar yang memiliki karakter dan keunggulan tersendiri.
“Kita ingin produk-produk Selayar semakin dikenal. Dari expo seperti ini kita belajar bahwa potensi ekonomi masyarakat kita sangat besar. Tinggal bagaimana kita terus memperkuat promosi dan membuka akses pasar,” jelasnya.











.jpeg)