Natsir Ali Dipercaya Pimpin HKTI Selayar, Perkuat Peran Petani dalam Pembangunan

By Ichal Bendo 04 Okt 2026, 14:41:12 WIB Berita
Natsir Ali Dipercaya Pimpin HKTI Selayar, Perkuat Peran Petani dalam Pembangunan

MAKASSAR — Kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan periode 2026–2031 resmi dilantik di Hotel Four Points Makassar, Ahad (4/10/2026).


Pelantikan tersebut dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKTI Abdul Kadir Karding, dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Sulawesi Selatan.

Baca Lainnya :

Komposisi kepengurusan HKTI di tingkat kabupaten/kota di Sulawesi Selatan diisi sejumlah kepala daerah. Di antaranya Bupati Maros, Bupati Bantaeng, Bupati Jeneponto, Bupati Barru, Bupati Enrekang, serta sejumlah kepala daerah lainnya.

Untuk Kabupaten Kepulauan Selayar, kepengurusan DPC HKTI periode 2026–2031 dipercayakan kepada Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali sebagai ketua. Ia didampingi Hasiruddin sebagai sekretaris dan Assibli Ramli sebagai bendahara.

Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali mengatakan, amanah sebagai Ketua DPC HKTI Selayar menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap sektor pertanian dan masyarakat tani.

Menurutnya, pembangunan pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana memastikan petani memperoleh nilai tambah, akses terhadap pasar, serta dukungan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

“HKTI harus menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dan membuka kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang berkepentingan dalam pembangunan pertanian,” kata Natsir Ali.

Ia menegaskan, potensi pertanian di Kepulauan Selayar perlu terus dikembangkan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter wilayah kepulauan. Penguatan komoditas unggulan, pemberdayaan petani, peningkatan produktivitas, hingga perluasan akses pasar menjadi bagian penting yang perlu didorong secara bersama-sama.

“Petani bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi bagian utama dalam menentukan arah pembangunan pertanian. Karena itu, penguatan kelembagaan dan kapasitas petani menjadi hal yang penting,” ujarnya.

HKTI sendiri memiliki tujuan meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat insan tani, masyarakat pedesaan, serta pelaku agribisnis lainnya. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberdayaan rukun tani, pengembangan komoditas dan usaha tani, serta percepatan pembangunan pertanian. (HUMAS-IC)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Bupati & Wakil Bupati

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita TGUPP

Read More