- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
Bupati Natsir Ali Dorong Taka Bonerate Jadi Model Nasional Pengelolaan Perikanan Berbasis Konservasi

JAKARTA - Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, menegaskan pentingnya penguatan tata kelola pemanfaatan sumber daya perikanan di kawasan Taman Nasional Taka Bonerate dalam sambutannya pada kegiatan audiensi nasional yang digelar di Hotel Santika Premier Slipi, Jakarta. Selasa (30/6/2025)
Acara yang diinisiasi oleh Balai Taman Nasional Taka Bonerate bersama Wildlife Conservation Society bersama Indonesia Program (WCS-IP) ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari kementerian, instansi pusat dan daerah, serta mitra konservasi, membahas secara khusus tantangan dan peluang dalam pengelolaan zona tradisional kawasan konservasi laut terbesar di Indonesia Timur tersebut.
Baca Lainnya :
- Wabup Selayar Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2022 ke BPK RI Perwakilan Sulsel0
- Bupati Selayar Tandatangani Piagam Dukungan SP 20200
- Wakil Bupati Kep. Selayar Kukuhkan Satgas Saber Pungli0
- Bupati bersama Wabup Selayar Sambut Kedatangan Gubernur Sulsel Langsung dari Bandara Aroeppala0
- Bupati Basli Ali Resmikan Pamsimas di Desa Bontoborusu0

Dalam sambutannya, Bupati Natsir Ali menyampaikan bahwa wilayah laut Selayar yang mencakup 87% dari total luas kabupaten merupakan aset strategis, tidak hanya untuk pembangunan daerah, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan.
Ia menggarisbawahi bahwa Taka Bonerate telah diakui dunia sebagai karang atol terbesar ketiga di dunia dan telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer sejak tahun 2015.
Namun demikian, ia menyoroti bahwa pemanfaatan sumber daya perikanan di kawasan tersebut belum optimal dan masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk praktik penangkapan yang merusak, lemahnya pengawasan, belum maksimalnya pendataan perikanan, hingga rendahnya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ada tiga pilar utama yang harus menjadi fokus kita bersama: pengendalian dan pengawasan, peningkatan pendapatan daerah melalui retribusi, serta perbaikan data perikanan yang akurat,” tegasnya.
Ia menekankan perlunya penguatan fungsi cek poin sebagai sarana pengawasan dan pengumpulan data perikanan, yang bukan hanya untuk mencegah praktik ilegal, tetapi juga sebagai langkah menuju perikanan yang berkelanjutan dan berbasis data.
“Keberhasilan ini membutuhkan kolaborasi erat antar pemangku kepentingan, termasuk masyarakat nelayan sebagai aktor utama,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapannya agar melalui audiensi ini dapat terbangun komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan perikanan yang lestari di zona tradisional Taka Bonerate.
Ia juga mendorong agar kawasan tersebut dapat menjadi contoh nasional pengelolaan konservasi laut yang mengedepankan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin menjadikan Taka Bonerate sebagai model praktik baik pengelolaan sumber daya perikanan berbasis konservasi, demi masa depan ekosistem laut dan generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya multi pihak untuk membangun sistem kolaboratif dalam pengawasan, perlindungan, dan pemanfaatan kawasan Taman Nasional Taka Bonerate secara terukur dan berkeadilan. (HUMAS-IC)










.jpeg)