- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bupati Natsir Ali Tegaskan Komitmen Wujudkan Selayar Maju dan Sejahtera lewat Musrenbang RPJMD 2025-2029

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rancangan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 bertempat di Pendopo Dekranasda Selayar, Selasa (20/5/2025)
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemprov Sulsel, Forkopimda, DPRD, Instansi Veritikal, BUMD-BUMN, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, menandai komitmen bersama dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Mengawali acara, Ketua DPRD, diwakili Hj Asmawar Syamsu Alam menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Selayar sebagai bentuk sinergi eksekutif-legislatif dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Wabup Buka Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 lanjutan0
- Nurdin Halid : Gantarang Lalang Bata Memiliki Sejarah Yang Perlu Dilestarikan 0
- Satu Hari Tanggalkan PDH, Ada Apa Dengan Satpol PP-Damkar Selayar?0
- Pelantikan Pengurus Daerah PABPDSI Kepulauan Selayar Sulsel Masa Bakti 2023 - 20290
- Kerja Sama USAID Erat, Bidang Humas IKP Diskominfo Technical Asistance Peningkatan Kualitas Pengelolaan SP4N Lapor0
Selanjutnya secara Hibryd Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala BPKSDM Provinsi Sulsel, Prof. Dr. Muh. Jufri, menyampaikan pentingnya sinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan.
"Kita hadapi isu strategis seperti transisi demografi, ketimpangan wilayah, disrupsi digital, dan perubahan iklim. Selayar sebagai kawasan pulau kecil harus fokus pada penguatan SDM, ekonomi biru, dan pariwisata berkelanjutan," tegasnya.
Ditekankan pula perlunya, optimalisasi bonus demografi melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, Hilirisasi SDA, terutama sektor kelautan dan perikanan. Kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk pemerataan pembangunan.
Gubernur juga mengapresiasi visi "Bersama Membawa Selayar Maju dan Sejahtera" dan memastikan dukungan Pemprov untuk tiga program prioritas Selayar, Program GEMERLAP (5 juta kelapa), Minapolitan Bontosikuyu dan Pengembangan pariwisata Berkelanjutan (Pasi Gusung dan Pantai Pinang)
Sementara Bupati Natsir Ali saat membuka musrembang menekankan pentingnya RPJMD selaras dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Sulsel.
"RPJMD ini panduan mewujudkan visi 'Bersama Membawa Selayar Maju dan Sejahtera',"ujarnya.
Visi itu dijabarkan dalam tujuh misi, termasuk peningkatan tata kelola, kualitas hidup, ekonomi, infrastruktur, dan lingkungan.
Terdapat 17 program prioritas dan 14 program lanjutan antara lain, Pendidikan gratis (PAUD–PTN), Layanan kesehatan gratis (puskesmas–rumah sakit rujukan), Penguatan produksi padi Jampea, dan Pembangunan infrastruktur pendongkrak ekonomi.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga meminta dukungan Pemprov agar tiga program strategis untuk pacu pembangunan Selayar, GEMERLAP, Minapolitan, dan Pariwisata Berkelanjutan masuk RPJMD Sulsel dan nasional.
Rancangan RPJMD akan dibahas DPRD untuk disahkan menjadi Perda. "Kita ingin dokumen ini jawab tantangan pembangunan," tegas Bupati.
Kepala Bapperida Selayar, Dr. Finriyani Arifin melaporkan bahwa penyusunan RPJMD telah melalui berbagai tahapan, termasuk penajaman visi-misi, penyusunan indikator kinerja, serta konsultasi dengan pemangku kepentingan.
"Musrenbang ini menjadi ruang untuk menampung aspirasi masyarakat agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan daerah," jelas Finriyani.
Dokumen RPJMD selanjutnya akan dibahas oleh DPRD Selayar untuk disahkan menjadi Perda, menjadi landasan hukum pembangunan lima tahun ke depan. (HUMAS - IC)











.jpeg)