- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
- Mari Berdoa Bersama, Pemkab Selayar Gelar Salat Istisqo untuk Memohon Hujan
- Wabup Muhtar Pantau Tiga APMS, Pelayanan dan Pasokan BBM Jadi Perhatian
Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa

KEPULAUAN SELAYAR -Lima korban selamat tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang saat ini menjalani perawatan di RSUD KH. Hayyung Selayar dipastikan mendapat jaminan biaya pengobatan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dalam keterangan pers di Media Center Basarnas, Senin (20/7/2026).
Kelima korban yang berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan KLM Mattoanging 04 asal Kabupaten Bulukumba itu masing-masing Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Ardita (17).
Baca Lainnya :
- Wabup Selayar Bertolak ke Jampea Bawa Bantuan Logistik bagi Korban KLM Nurul Salsa0
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 050
- Wabup Selayar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban KLM Nurul Salsa, Pencarian 24 Korban Masih Berlanjut0

"Seluruh biaya pengobatan korban selamat ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar," ujar Natsir Ali.
Selain menjamin biaya perawatan, Bupati juga menyampaikan perhatian khusus kepada Diska (7) yang selamat dari musibah tersebut. Menurutnya, Diska akan diberikan beasiswa oleh Pemerintah Daerah.
Kedua orang tua Diska yang turut menjadi penumpang KLM Nurul Salsa hingga kini masih dinyatakan hilang dan masih berada dalam daftar pencarian tim SAR.
Dalam kesempatan itu, Natsir Ali mengungkapkan bahwa berdasarkan data empat tahun terakhir, telah terjadi 69 kecelakaan laut di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Dari jumlah tersebut, tercatat 326 orang berhasil diselamatkan, 15 orang meninggal dunia, dan 38 orang hingga kini belum ditemukan.
Melihat tingginya angka kecelakaan laut yang hampir terjadi setiap tahun, Bupati berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR agar didukung dengan personel dan peralatan yang lebih memadai.
"Saya melihat kejadian serupa hampir setiap tahun berulang. Besar harapan saya Pos SAR Selayar dapat ditingkatkan menjadi Kantor SAR, sehingga ada penambahan personel dan peralatan yang memadai sesuai karakteristik perairan Kabupaten Kepulauan Selayar," harapnya.
Natsir Ali menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Basarnas, Kodaeral VI Makassar, TNI-Polri, serta para nelayan di sekitar lokasi kejadian untuk memaksimalkan pencarian korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Ia berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi keluarga yang hingga saat ini masih menanti kabar orang-orang tercinta. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)











.jpeg)