- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
_copy_1024x6831.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali, Wakil Bupati Muhtar, M.M., Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Selayar beserta jajaran, para pimpinan perangkat daerah, serta sekitar 150 petugas Sensus Ekonomi 2026.

Baca Lainnya :
- MTQ Sulsel, Selayar Runner Up Cabang Qiraah Sab'ah 0
- Bupati Natsir Ali: Pemerintah Pusat Harus Dengar Jeritan Nelayan Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Panen Raya Padi di Desa Mare-Mare 0
- KKG PJOK Benteng Gelar PORSISDA, Fokus pada Pendidikan Olahraga Bermutu0
- Kunker di Bonerate, MBA Buktikan Pemerataan Pembangunan Daratan dan Kepulauan0
Pencanangan ditandai dengan penandatanganan naskah pencanangan serta pemasangan rompi dan atribut petugas sensus secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati kepada perwakilan petugas sensus, sebagai tanda dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali menegaskan pentingnya ketersediaan data yang akurat, lengkap, dan terpercaya sebagai dasar utama dalam perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, data yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk menyusun prioritas program pembangunan, mengembangkan sektor unggulan, memperkuat UMKM, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah.
“Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita akan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai struktur ekonomi, perkembangan dunia usaha, potensi wilayah, serta peluang dan tantangan yang harus kita antisipasi dalam pembangunan ke depan,” ujarnya.
Bupati juga menekankan bahwa hasil sensus akan menjadi landasan penting dalam mewujudkan kebijakan pembangunan yang berbasis bukti, terukur, dan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai daerah kepulauan yang memiliki potensi besar di sektor perikanan, kelautan, pariwisata, perdagangan, dan UMKM.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa untuk memberikan dukungan penuh serta bersinergi dengan BPS dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Selain itu, Bupati juga mengimbau pelaku usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.
“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai ikhtiar bersama menghadirkan data yang lebih baik demi pembangunan yang semakin menyejahterakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Selayar dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai tahapan persiapan untuk memastikan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan data berkualitas.
Salah satu tahapan penting yang telah dilakukan adalah kegiatan Audiensi, Komunikasi, Koordinasi, dan Diplomasi (KKD) dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Daerah, instansi vertikal, dunia usaha, asosiasi, akademisi, media massa, dan mitra strategis lainnya.
Selain itu, BPS juga telah melaksanakan kegiatan sosialisasi melalui berbagai media, termasuk pemasangan baliho yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Kominfo-SP.
Dalam rangka pendataan usaha besar dan menengah, BPS juga melaksanakan program Ngisi Bareng (NGIBAR), yaitu pengisian kuesioner sensus secara mandiri oleh pelaku usaha dengan pendampingan petugas BPS.
Kegiatan ini telah melibatkan berbagai instansi dan pelaku usaha, di antaranya perbankan, fasilitas kesehatan, pelabuhan, bandara, dan sektor usaha lainnya.
Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, BPS telah merekrut sebanyak 140 petugas Sensus Ekonomi 2026, yang terdiri dari 120 petugas pendata (PPL) dan 20 petugas pengawas (PML). Seluruh petugas telah mengikuti pelatihan serta didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja.
Para petugas tersebut akan melaksanakan pendataan secara door to door di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar selama 2,5 bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Kepala BPS juga menyampaikan bahwa pelaksanaan sensus akan terus dimonitor secara daring oleh BPS Pusat, sehingga diperlukan komitmen dan kerja cepat seluruh petugas di lapangan agar tidak terjadi keterlambatan pelaksanaan
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ini menjadi wujud komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan BPS dalam menyediakan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. (HUMAS-IC)










.jpeg)