- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
- Wabup Selayar Hadiri Halal Bi Halal Permas di Makassar, Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
- Pj Sekda Selayar Hadiri Pembukaan Pameran MTQ Sulsel, UMKM Lokal Banyak Diminati Warga
- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
Diduga Punya Kontak Pasien Positif Corona, Sementara 14 Orang Warga Dikarantina

KEPULAUAN SELAYAR – Pasca ditemukannya tiga mahasiswa warga Kabupaten Kepulauan Selayar terpapar virus corona, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar, terus bergerak mengusut yang diduga sudah melakukan riwayat kontak langsung dengan ketiga pasien.
Hingga Senin (22/6/2020) malam, sudah 14 orang dijemput dan dikarantina pada salah satu hotel di Kabupaten Kepulauan Selayar, yang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan Swab dan sampelnya akan dikirim ke Makassar Sulawesi Selatan. Demikian diungkapkan juru bicara GTPP Covid- 19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes melalui sambungan selular.
Meski demikian, dr. Husaini yang notabenenya adalah Kadis Kesehatan Kepulauan Selayar ini masih akan terus mencari tahu warga lainnya yang diduga sudah pernah melakukan kontak dengan pasien positif tersebut.
Baca Lainnya :
- Kades Barugaiya Salurkan BLT-DDS kepada 106 KK0
- Tim GTPPC19 Kepulauan Selayar Jalani Rapid Test Covid-19, Hasilnya Non Reaktif0
- Resmi Diumumkan, Pasien Positif Covid-19 di Selayar Bertambah0
- New Normal Life, Tiga Warga Selayar Positif Corona0
- Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan APD ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar0
Bahkan rencananya pada hari ke-10 (Rabu) mendatang, tim GTPP Covid-19 Kepulauan Selayar akan melakukan Rapid test massal di Dusun Gantarang Lalang Bata Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai. Pasalnya di Dusun ini juga ditemukan salah seorang warga yang berdasarkan hasil pemeriksaan di Laboratorium Biomolekuler BTKL Pengendalian Penyakit Kelas satu Makassar dinyatakan positif terpapar covid-19.
“Jadi dari 14 orang yang sudah dikarantina, kemungkinan masih ada tambahan karena kita masih terus mencari tahu siapa-siapa yang pernah kontak dengan pasien positif itu,” jelas dr. Husaini.
Berita terkait : Ketua GTPP Covid-19 Selayar: Tiga Warga Terpapar Corona akan Jalani Karantina Duta Covid di Makassar
Sementara Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Selayar Ermansyah, SKM sebagai penanggungjawab lapangan pelaksanaan Rapid Test membenarkan bahwa akan dilaksanakan rapid test massal di Dusun Gantarang Lalang Bata.
Untuk Selasa besok (23/6) kata dia, kembali akan dilakukan rapid test terhadap para sopir dan kenet di Pelabuhan Pamatata.
Dari tiga mahasiswa yang positif covid-19 dari hasil pemeriksaan tes PCR yang diperiksa di Laboratorium Biomolekuler BTKL Pengendalian Penyakit Kelas satu Makassar, mempunyai riwayat perjalanan dari zona merah yakni Kota Makassar.
Ketiganya masing-masing adalah pasien positif yang pertama mempunyai riwayat perjalanan dari Makassar pada hari Minggu Tanggal 14 Juni dengan inisial PR (23) jenis kelamin perempuan dengan alamat Gantarang Lala Bata Desa Bontomarannu. Pasien kedua juga mempunyai riwayat perjalanan dari Makassar pada hari Selasa Tanggal 16 Juni dengan inisial RW (18) jenis kelamin perempuan dengan alamat Desa Onto.
Sementara pasien ketiga dengan inisial RS (21) jenis kelamin perempuan dengan alamat Barro, Desa Tanete.
Ketiganya saat ini sudah dirujuk ke Makassar untuk menjalani perawatan sebagai duta covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan.
Sekadar diinformasikan bahwa pasien positif covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar bukan kali pertama terjadi. Tercatat sejak Bulan April hingga Mei terdapat dua orang pasien yang juga dinyatakan positif. Namun keduanya saat ini sudah sembuh dan dinyatakan sehat. (HUMAS/IM)










.jpeg)