- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
Ditengah Pandemi, Pemkab Kep. Selayar Genjot Pembudidaya Kerapu Hidup Tingkatkan Produksi

KEPULAUAN SELAYAR - Meski berada dalam suasana Pandemi Covid-19, namun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar masih mampu ekspor ikan hidup ke Hongkong.
Selama Pandemi Covid-19, Selayar sudah mengekspor kurang lebih 5 ton ikan kerapu hidup dengan dua kali pemuatan, dengan mendatangkan kapal dan pembeli dari Hongkong.
Seperti terlihat pada Minggu (27/6/2021) sore, Kapal MV. Great Harvest/01 berbendera Hongkong dengan Imo Number 138393 telah berlabuh di perairan sebelah timur Pulau Gusung Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, melakukan aktivitas pemuatan ikan kerapu hidup hasil pembudidaya karamba di daerah ini.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Pantau Perkembangan Listrik Desa di Pulau Pasi0
- Malam Ini Bupati Kepulauan Selayar Berlayar Perdana Bersama KM Dharma Kartika III0
- Tiba di Pasimarannu, MBA Tinjau Pembangunan Jalan Hotmix0
- Inspektur Upacara HUT RI, Bupati Kepulauan Selayar Mengajak Terapkan Protokol Kesehatan0
- Jawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat Selayar, Nurdin Abdullah - Basli Ali Koordinasi Kolaborasi Program 0
Dengan adanya pembeli langsung dari Hongkong ini, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyampaikan rasa syukurnya, karena menurutnya hal tersebut sebagai pertanda bahwa ekonomi pada sektor perikanan mulai bergerak lagi.
"Dulunya akibat Corona pasar ikan ekspor harganya sempat jatuh bahkan sulit bagi masyarakat untuk menjual. Dengan datangnya kapal ini tentu bisa menggairahkan dan menggerakkan ekonomi dari masyarakat, terkhusus yang bergelut dibidang budi daya ikan kerapu," kata Basli Ali didampingi Wabup H. Saiful Arif bersama plt. Kadis Perikanan Ir. Makkawaru saat melakukan peninjauan ke Kapal MV. Great Harvest/01 Minggu malam.
Basli Ali akan terus mendorong dan memberikan semangat kepada masyarakat pembudidaya ikan hidup, terlebih pembelinya sudah datang ke Selayar.
Baca juga :
Bupati Kepulauan Selayar Hadir pada RUPS-LB Bank Sulselbar di Makassar
​​​Sedangkan Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, pemuatan ikan dengan kualitas ekspor ini adalah salah satu bukti bahwa kawasan industri perikanan terpadu yang menjadi program unggulan di Selayar sudah tepat dan mengarah, dengan memanfaatkan potensi andalan Selayar sebagai Kabupaten Kepulauan.
"Tinggal bagaimana kita berdayakan masyarakat, apakah kita berikan bantuan berupa bibit, keramba lalu kita bina SDM nya agar senantiasa berorientasi bisnis dengan kualitas ekspor. Potensi Sumber Daya Alam Selayar sangat besar, tinggal bagaimana kita membuat managemen dengan membangun kinerja antara Selayar dengan provinsi, dan pusat bahkan sampai luar negeri," kata Saiful Arif.
Ditengah pandemi ini, Saiful Arif menegaskan bahwa potensi alam Selayar akan sangat membantu untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi oleh daerah lain, tetapi di Selayar bisa diatasi secara mandiri.
"Covid 19 ini adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Kenyataannya di lapangan membuat ekonomi kita sulit, tetapi dengan kegiatan ini saya melihat dengan ekonomi yang menggeliat di masyarakat ini maka kesulitan-kesulitan yang dihadapi akan bisa kita atasi," terangnya.
Sedangkan plt. Kadis Perikanan Ir. Makkawaru membenarkan bahwa selama pandemi Covid-19, sudah dua kali pemuatan ikan kerapu hidup diekspor ke Hongkong dengan total kurang lebih 5 ton.
"Target kita hari ini adalah 2,5 ton bahkan lebih, sedangkan pemuatan sebelumnya sebanyak 3 ton. Jadi sesudah pemuatan disini, kapal Great Harvest akan keliling ke pulau-pulaunya Selayar untuk pemuatan ikan hidup," kata Makkawaru.
Dijelaskan bahwa jika ada kecocokan harga antara pembudidaya dengan pembeli maka kapalnya bisa datang setiap saat, dengan syarat ada tersedia ikan kerapu hidup minimal 2 (dua) ton. (Im)











.jpeg)