- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Selayar Teguhkan Persatuan dan Perdamaian

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat struktural dan fungsional, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, personel TNI-Polri, Polsuspas Rutan Selayar, serta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan peran Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Baca Lainnya :
- Bupati dan Wabup Selayar bersama Forkopimda Shalat Idul Fitri 1442 H di Lapangan Pemuda Benteng0
- Silaturahim Dengan Pj Gubernur Sulsel, Bupati Basli Ali Ungkap Selayar Butuh Perhatian Khusus0
- Sekda Lepas Kafilah Selayar Menuju STQH XXXII Sulsel0
- DWP Kepulauan Selayar Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW0
- Ketua TP PKK Selayar Serahkan Bantuan Korban Kebakaran0
Rangkaian upacara diawali dengan bunyi terompet pertama dan kedua, dilanjutkan masuknya pasukan Paskibraka bersama peserta upacara ke lapangan. Prosesi kemudian berlanjut dengan penghormatan kebesaran, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembukaan tanda kebesaran, pembacaan teks Pancasila, hingga penutupan tanda kebesaran.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf khaeruddin Danramil 1415-01/Bontosikuyu, Komandan upacara Kapten Inf Ramli Danramil 1415-04/Bontomatene.
Dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan oleh Wakil Bupati, disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan sekaligus meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" disebut sebagai penegasan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia yang berkeadilan.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila telah menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Pancasila tetap menjadi jangkar moral yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial harus terus dijaga agar Indonesia tetap menjadi bangsa yang kuat dan harmonis.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat hingga selesai, menjadi simbol penghormatan terhadap dasar negara sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan persatuan Indonesia. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)