- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
DOB Kepulauan Menguat, Bupati Natsir Ali Sebut Itu Komitmen Pemerintah Sejak Awal

KEPULAUAN SELAYAR – Menanggapi aspirasi masyarakat dan sejumlah aktivis pemuda dari wilayah kepulauan agar agenda pemekaran Kabupaten dimasukkan dalam pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030, Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, memberikan tanggapan tegas.
Menurutnya, agenda pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) di lima kecamatan kepulauan sudah menjadi bagian dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati.
“Pemekaran wilayah kepulauan ini sudah tertuang dalam visi dan misi kami saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Jadi tidak perlu lagi diperdebatkan soal apakah agenda ini akan masuk ke dalam RPJMD atau tidak — karena memang seharusnya sudah masuk dan menjadi bagian penting dari rencana pembangunan jangka menengah daerah,” ujar Bupati, Sabtu pagi (28/6/2025).
Baca Lainnya :
- Kunker 3 Kecamatan di Kepulauan, Wabup Kepulauan Selayar Lakukan Pembinaan ASN 0
- Dandim 1415 Selayar Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Barugaiya0
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kunjungan Pj Gubernur Sulsel0
- Peduli korban gempa, Jajaran Disdikpora Selayar serahkan bantuan0
- Wabup Buka Konsultasi Publik I Revisi RTRW Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 20220
Pernyataan ini sekaligus menjawab aspirasi dari Sulbianto, aktivis muda asal Pulau Jampea yang juga mantan Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Kepulauan Selayar (HPMKS), yang sebelumnya meminta DPRD Selayar, khususnya dari daerah pemilihan kepulauan, untuk memperjuangkan masuknya agenda pemekaran dalam RPJMD.
Dorongan tersebut juga mendapat respon cepat dari kalangan legislatif. Anggota DPRD dari wilayah kepulauan, H. Yonder, bersama seluruh anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar lainnya, bahkan telah menghubungi langsung Bupati untuk memastikan agar agenda ini segera dibahas dalam forum resmi DPRD.
“Saya mengapresiasi perhatian dan semangat dari seluruh anggota DPRD, khususnya Pak H. Yonder dari dapil kepulauan, yang secara langsung menghubungi saya menyampaikan harapan masyarakat agar pemekaran ini segera dibahas bersama. Ini menunjukkan bahwa antara eksekutif dan legislatif punya pandangan yang sama,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan, pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan DPRD untuk mengawal proses pemekaran hingga ke tingkat pusat, sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Ini bukan lagi sekadar wacana. Semangat masyarakat sudah sangat jelas, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk mewujudkannya bersama DPRD sebagai bentuk keadilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan,” tambahnya.
Dengan demikian, isu pemekaran DOB Kepulauan kini semakin menguat sebagai salah satu prioritas strategis dalam dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar lima tahun ke depan. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)