- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Efisiensi Anggaran, Bupati Natsir Ali Instruksikan OPD Pangkas Anggaran Kegiatan Yang Tidak Perioritas

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali mengambil langkah tegas memerintahkan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah untuk melakukan efesiensi anggaran Tahun 2025.
Langkah ini kata bupati merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto nomor 1 Tahun 2025 tentang penghematan anggaran dalam pelaksanaan APBN dan ABPD.
"Setiap perangkat daerah, harus melakukan rasionalisasi dan memangkas angggaran yang dinilai tidak perioritas dan tidak terlalu mendesak, tak terkecuali belanja infrastruktur yang masih dapat ditunda pembangunnya" tegas bupati dalam arahannya pada Rapat Koodinasi dengan jajaran perangkat daerah pada Sabtu malam (16/3) di Rujab Bupati.
Baca Lainnya :
- Pagelaran Seni Budaya Meriahkan Hari Jadi ke. 414 Selayar0
- Wabup Kepulauan Selayar Briefing Pimpinan OPD, Berikut Arahannya 0
- Hut TNI - Trail Adventure Challenge 2019, Resmi Dilepas0
- Ketua TP. PKK Kepulauan Selayar Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Dusun Muntea0
- Wabup Selayar Launching Senam Selayar Caraddek0
Meski demikian, setiap perangkat daerah juga harus memastikan efisiensi anggaran pengeluaran ini tidak menganggh pelayanan publik dan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis dan program perlindungan dan bantuan sosial bagi masyarakat.
"Setiap program yang dijalankan harus benar-benar memberikan manfaat dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat." tegasnya
Titik fokus pengurangan anggaran yang ditekankan Bupati Natsir Ali dalam kesempatan itu meliputi, belanja perjalanan dinas paling sedikit 50 %, belanja kegiatan rapat-rapat, FGD, Sosialisasi dan kegiatan seremonial lainnya, hingga belanja kendaraan dinas.
Natsir sebelumnya telah menunda pengadaan mobil dinas jabatan untuknya dan wakil bupati dialihkan kekebutuhan kegiatan lain yang lebih perioritas.
Untuk itu Natsir Ali menuntut seluruh jajaran perangkat daerah untuk melaksanakan instruksi presiden dengan penuh tanggungjawab, sebab, kata dia, efisiensi anggaran bukan sekadar pemotongan belanja, tetapi juga bagian dari upaya memaksimalkan penggunaan anggaran untuk kepentingan masyarakat."
Lanjut diungkapkan, hasil dari efisiensi anggaran ini sepenuhnya akan diarahkan untuk mendukung program makan bergizi gratis bagi anak sekolah, swasembada dan ketahanan pangan, layanan pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan hilirisasi. (HUMAS-IC)











.jpeg)