- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
- Mari Berdoa Bersama, Pemkab Selayar Gelar Salat Istisqo untuk Memohon Hujan
- Wabup Muhtar Pantau Tiga APMS, Pelayanan dan Pasokan BBM Jadi Perhatian
Evaluasi Kinerja OPD, Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Briefing Akhir Tahun

SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., mempimpin Briefing Akhir Tahun Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (19/12/2019).
Sekitar 500 orang hadir dalam briefing tersebut, diantaranya adalah para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag Setda, camat, pejabat Eselon III dan IV, lurah, dan bendahara.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menyampaikan dalam briefing tersebut bahwa OPD harus melakukan evaluasi internal minimal tiga kali setahun.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Sambangi Warganya di Pulau Pasi Desa Menara Indah 0
- Kunker ke Selayar, Pangdam XIV Hasanuddin Cek Kesiapan Penyelenggara Pileg dan Pilpres 0
- Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Anggota DPR RI Muhammad Rapsel Ali0
- Kunker Wakil Bupati, Canangkan Kampung KB 5 Kecamatan Kepulauan 0
- Pemkab Selayar Raih Penghargaan Sebagai Inisiator Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Lingkungan0
"Briefing ini adalah untuk melihat seperti apa peningkatan efektivitas kinerja pejabat dan ASN. Orientasi kinerja yang bersifat evaluasi sebagai fungsi dari manajemen. Orang yang tidak melakukan evaluasi adalah orang yang tidak menjalankan fungsi manajemen secara utuh dengan tertib dan teratur," terang Zainuddin.
Briefing tersebut juga menyinggung sedikit tentang pemerintahan yang demokratis realisasi tindak lanjut temuan.
"Semoga keberhasilan yang kita dapat adalah keberhasilan yang legal," tegas Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa prinsip dalam kegiatan evaluasi selalu diperhadapkan pada renstra dan kinerja dengan prinsip strategi manajemen yaitu strategi planning diantaranya visi, misi, program, kegiatan, dan lain-lain
"Indikator keberhasilan kegiatan adalah proses, output, outcome, input, benefit, dan impact. Sasaran setiap OPD adalah efisiensi, efektivitas, dan produktivitas. Efisiensi adalah input dan output yang seimbang. Efektifitas adalah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan. Produktivitas adalah ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal," Tambah Zainuddin.
Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan bahwa masalah harus dipecahkan untuk peningkatan kinerja dengan selalu mengingat fungsi pemerintahan, diantaranya adalah fungsi pengaturan, fungsi pembangunan, fungsi pelayanan, fungsi pemberdayaan, dan fungsi perlindungan.
"Pemerintahan yang bersih dan baik adalah yang rencana pemerintahannya taat asas" tutup Zainuddin dalam briefing. (HUMAS/D)











.jpeg)