- Wabup Selayar Resmikan Menara Masjid Mujahidin Muhammadiyah Tanadoang
- BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain
- Ketua TP PKK Selayar: Dari Rumah Dilan, Kita Belajar, Berkarya dan Tumbuh Bersama
- Wabup Muhtar Tekankan Peran Dai Jaga Persatuan Umat di Tengah Arus Informasi Keagamaan
- IVO Galaxy Cup I Bergulir, Sekda Selayar Bidik Lahirnya Talenta Voli Baru
- Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang
- Diskominfo Selayar Bangun Kesadaran Data di Kalangan Mahasiswa, Wabup: Data Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
- TP PKK Selayar Turun ke Lapangan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK
- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang

KEPULAUAN SELAYAR — Festival Harmoni Musik Silajara Tahun 2026 bertajuk “Ruang Ekspresi Musik Anak Negeri” berlangsung semarak di Pendopo Dekranasda Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu malam (19/9/2026).
Menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya khas Selayar, festival ini menjadi ruang perjumpaan antara seniman, generasi muda, komunitas seni dan masyarakat untuk merawat sekaligus mengembangkan kekayaan budaya daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kepulauan Selayar, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK, para seniman dan budayawan, para ketua sanggar seni se-Kabupaten Kepulauan Selayar, pelajar serta tamu undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Hari Batik Nasional, Wabup Serahkan Surat Pencatatan Hak Cipta dari Kemenkumham0
- Lomba Gerak Jalan Meriah Antar OPD, Meriahkan HUT ke-72 Republik Indonesia 0
- Bupati Selayar Serahkan SK Kepada 258 PPPK Formasi 20230
- Pra Verifikasi Kabupaten Sehat Terus Berlanjut, Begini Kesiapan Kabupaten Kepulauan Selayar 0
- Rapat Paripurna DPRD, Wabup Saiful Arif Bacakan Pendapat Akhir Bupati Tentang Ranperda Perubahan APBD 20230
Pembukaan festival ditandai dengan tabuhan gendang oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muhtar, M.M., yang sekaligus menyampaikan sambutan Bupati Kepulauan Selayar.
Suasana semakin semarak ketika rangkaian pertunjukan seni dimulai. Rampa gendang membuka pertunjukan dengan dentuman ritmis yang kuat, menghadirkan nuansa tradisi Selayar dan seketika menghidupkan suasana Pendopo Dekranasda.
Irama gendang yang berpadu dengan gerak para penampil mendapat sambutan antusias dari penonton. Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan Tari Ammoto Batara Ribungaiya, yang menampilkan kekayaan gerak, ekspresi dan nilai budaya masyarakat Selayar.
Penampilan tersebut mengundang decak kagum penonton dan para undangan yang menyaksikan dari awal hingga akhir. Panggung festival semakin hidup ketika tradisi didek, seni berbalas lisan khas masyarakat Selayar, turut ditampilkan.
memperlihatkan kekayaan tradisi lisan yang masih hidup di tengah masyarakat.
Rangkaian pertunjukan tersebut menunjukkan bahwa seni tradisi bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi dapat menjadi ruang ekspresi yang menarik bagi generasi masa kini.
Dalam sambutan Bupati Kepulauan Selayar yang disampaikan Wakil Bupati Muhtar, ditegaskan bahwa Festival Harmoni Musik Silajara tidak sekadar menjadi pertunjukan seni, tetapi ruang bagi generasi muda untuk berekspresi, berkarya sekaligus mengenal dan mencintai kebudayaan daerah.
“Warisan budaya tidak cukup hanya dikenang. Ia harus diwariskan, dikembangkan dan diberi ruang untuk tumbuh mengikuti zaman,” ujar Wabup
Menurutnya, kebudayaan memiliki peran penting sebagai sarana pendidikan karakter, memperkuat persatuan sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif dan pariwisata.
Wabup Muhtar juga mengajak para seniman, budayawan dan komunitas kreatif untuk terus berkarya dan melahirkan inovasi. Budaya Selayar, kata dia, tidak boleh hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi harus menjadi sumber inspirasi untuk melahirkan karya-karya baru.
Ketua Panitia Pelaksana Andi Astap menjelaskan, Festival Harmoni Musik Silajara merupakan bagian dari upaya memperkenalkan, melestarikan, mengembangkan dan mengekspresikan seni musik tradisional serta budaya Selayar, khususnya kepada generasi muda.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung pada malam festival. Sebelumnya, panitia telah melaksanakan program “Ruang Belajar” dengan melibatkan sekitar 50 siswa dari berbagai sekolah menengah di Kepulauan Selayar.
Dalam program tersebut, para siswa mendapatkan kesempatan belajar seni dan budaya melalui pendampingan seniman lokal. Hasil proses pembelajaran itu kemudian ditampilkan di panggung Festival Harmoni Musik Silajara.
Selain pertunjukan seni, festival juga dirangkaikan dengan Bazaar UMKM yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Sahabat UMKM Kabupaten Kepulauan Selayar. Kehadiran UMKM menjadi bagian dari upaya menghubungkan pengembangan kebudayaan dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Andi Astap menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Dana Indonesiana, LPDP Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, sanggar seni, komunitas, para maestro, siswa dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Festival Harmoni Musik Silajara 2026 akhirnya tidak hanya menghadirkan pertunjukan di atas panggung. Lebih dari itu, festival ini memperlihatkan bagaimana tradisi, kreativitas dan generasi muda dapat bertemu dalam satu ruang.
Dari pulau mereka berkarya, dari budaya mereka menjaga identitas, dan melalui kreativitas mereka membawa nama Kepulauan Selayar lebih luas. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)