- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Disperindagkum Sidak Hingga ke Tingkat Pengecer

KEPULAUAN SELAYAR - Merespon informasi atas kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag Kum) bersama Sat Pol PP dan Bagian Ekonomi Setda melakukan sidak kesejumlah agen, pangkalan hingga ketingkat pengecer, pada Rabu (4/1/2023)
Kadisperindag, Andi Abdur Rahman mengatakan bahwa pihaknya secara tugas pokok dan fungsinya rutin melakukan pengawasan terkait dengan ketersedian dan harga barang yang ada dipasaran.
"Dan hari ini bersama stackholder terkait turun melakukan pemantauan sehubungan dengan beberapa hari ini terjadinya kelangkaan gas khususnya gas elpiji 3 Kg" ucapnya
Baca Lainnya :
- Muh. Basli Ali Kantongi Izin Amatir Radio Dengan Callsign YD8BAZ0
- Pemda Selayar Kembali Dapatkan Bantuan 550 Unit Rumah Program BSPS0
- Basli Ali Hadiri Rakor Rencana Aksi Pencegahan Korupsi di Makassar 0
- Tiba di Selayar, Wakil Bupati Sambut Kedatangan Tim Pendidikan Vokasi Unhas0
- Dinkes Selayar terima tenaga kesehatan program nusantara sehat.0
Dirinya pun mengakui dimasyarakat saat ini memang terjadi kelangkaan gas dan ada kenaikan harga akibat pendistribusian yang terlambat karena faktor cuaca.
"Harga normalnya dipengecer sebesar 24.000,- sampai 25.000, pertabung, namun atas kondisi yang ada, dimanfaatkan oleh beberapa oknum pengecer dilapangan" jelasnya
Dalam sidaknya Kadisperindag tak henti-hetinya memberikan pembinaan dan imbauan kepada para agen, pangkalan maupun pengecer agar dalam situasi cuaca extrem seperti sekarang ini tidak melakukan permainan harga bahkan melakukan penimbunan.
"Gas adalah kebutuhan pokok masyarakat, maka sangat ditegaskan pendistribusian tabung gas lebih mementingkan kebutuhan komsumsi masyarakat" tegasnya.
Disamping itu juga meminta masyarakat untuk tidak panik sehingga melakukan pembelian berlebihan, karena pemda akan terus berupaya mengatasi kelangkaan atas ketersediaan gas elpiji.
Sementara itu Kepala Bagian Ekonomi Setda Rahman Made menjelaskan bahwa giat ini adalah bagian dari upaya kongkrit yang dilakukan untuk mengurai kondisi kelangkaan yang terjadi saat ini.
Diungkapkan, pada sidak ini ditemukan salah satu oknum pangecer didapati menjual tabung gas elpiji 3 Kg sebesar 35.000 pertabung, sehingga langsung diberikan teguran dan pembinaaan.
"Ini menyalahi regulasi, yang bersangkutan juga akan kami berikan surat pemanggilan resmi untuk dimintai keterangan" ungkap Rahman Made
Senada dengan kadisperindag, Rahman Made pun mengingatkan pangkalan untuk tidak menjual dengan harga yang tidak wajar ditengah situasi dan kondisi cuaca buruk seperti ini karena sanksinya tegas.
Diungkapkan pula, jika ada empat kapal yang memuat ribuan tabung gas yang sedianya akan didistribusikan ke Selayar, tertahan sejak empat hari lalu karena izin layar yang belum keluar akibat cuaca buruk, "semoga hari ini dan besok sudah ada kepastian berlayar" harapnya
Hal serupa disampaikan sejumlah agen dan pangkalan saat dilakukan sidak, mereka mengaku sudah empat hari tidak menerima pasokan dari bulukumba, dan terpantau, memang gudang-gudang mereka hanya berisi tabung kosong. (Humas)










.jpeg)