- Bupati Selayar Hadiri Rakornis TMMD ke-128 di Makodim 1415, Perkuat Sinergi Bangun Desa
- TP PKK dan Disdukcapil Selayar Sosialisasikan KISAK 2026, Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan
- Ketua TP PKK Selayar Kukuhkan 11 Duta KISAK, Perkuat Edukasi Administrasi Kependudukan
- Bupati Natsir Ali Soroti Sektor Perikanan Saat Terima Kunjungan Ombudsman
- BPS dan Bupati Selayar Perkuat Data untuk Pembangunan Lewat Kelurahan CANTIK 2026
- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
Hari Pariwisata Dunia ke-42, Wabup Selayar Canangkan Gerakan Sadar Wisata dan launching Pantai Tamamelong
_resize_1.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Tepat pada Peringatan hari pariwisata dunia ke-42 tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2022, Wakil Bupati H. Saiful Arif mencanangkan gerakan sadar wisata dan launching Pantai Tamamelong Desa Patikarya Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (27/9/2022).
Pencanangan gerakan Selayar sadar wisata dan launching Pantai Tamamelong ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar didampingi oleh Sekda Kepulauan Selayar Mesdiyono, Dandim 1415 Selayar bersama Kapolres, Kadis Pariwisata, bersama sejumlah unsur Forkopimda lainnya.
Baca Lainnya :
- Paripurna DPRD, Wabup Bacakan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 20210
- Selayar Ikut Pameran UMKM Diajang MTQ XXXII Sulsel0
- Dihadiri Miss Earth Indonesia Sulsel 2019 dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, SBSP Woman Fest Berlangsung Meriah 0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka PKP Angkatan XVII Tahun 20210
- Terapkan Prinsip Sikoko, Wabup Selayar Bertekad Capai Target BIAN 95 Persen 0
Sebelum dilaunching, dilakukan deklarasi Tamamelong oleh perwakilan komunitas dan Pokdarwis yang dilanjutkan dengan penandatanganan aksi dukungan sadar wisata. Ada lima point dalam deklarasi Tamamelong guna membangkitkan kembali pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar pada era tatanan baru pasca Pandemi Covid 19, yaitu
1. Bekerja sama dan bekerja bersama mewujudkan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwisata andalan
2. Bersama mewujudkan “Sapta Pesona” diseluruh tapak Bumi Tanadoang
3. Bersama membangun dan melestarikan budaya, lingkungan dan melayani wisatawan
4. Bekerja dengan hati yang tulus dan ikhlas mendukung segala bentuk pembangunan pariwisata
5. Bersama berkomitmen bukan statement, untuk melaksanakan kerja nyata bukan komentar bersama.
Pada momentum peringatan Hari Pariwisata Dunia ke-42 ini, Wabup juga melakukan pelantikan pengurus cabang Saka Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar.
Wabup menilai bahwa peringatan Hari Pariwisata Dunia Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar sangat meriah, pasalnya dirangkaikan dengan beberapa kegiatan yang produktif.
“Saya katakan meriah apalagi adanya deklarasi Tamamelong, pencanangan gerakan Selayar sadar wisata, bersih-bersih pantai oleh Pokdarwis, dan tidak kalah pentingnya adalah dimulainya budaya bebas sampah plastik dengan mewajibkan para undangan membawa tumbler masing-masing. Saya kira ini patut didukung sebagai salah satu inovasi dalam mencegah kerusakan lingkungan dan ekosistemnya diakibatkan oleh sampah plastik,” pungkas Saiful Arif.
Wabup mengemukakan, di tengah badai pandemi, di tengah kesulitan yang kita hadapi, dimana anggaran terus dikurangi, secara global indeks pariwisata nasional mengalami peningkatan yang signifikan. “Mari kita jadikan motivasi untuk meraih peluang kebangkitan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar. Mari kita bangun pariwisata kita untuk menjadi pelengkap dari destinasi pariwisata nasional yang sudah maju. Mari kita membuat wisatawan merasa tidak lengkap perjalanannya sebelum ke sampai ke Bumi Tanadoang,” pintanya.
Wabup juga mengajak untuk bekerja bersama membangun perekonomian masyarakat Selayar melalui sektor pariwisata, karena menurutnya pariwisata adalah sektor yang paling besar dampak multiplier effectnya terhadap masyarakat.
Diakhir sambutannya, Wabup menyampaikan harapannya kepada para komunitas pariwisata dan Pokdarwis sebagai garda terdepan dalam pembangunan pariwisata, akan dapat mengambil peran dan tidak terpinggirkan yang pada saatnya nanti dapat meraih kebijakan dari dari pemerintah pusat.
Sebagai informasi, tempat peringatan Hari Pariwisata Dunia secara global Tahun 2022 dipusatkan di Bali, dihadiri oleh 160 negara, berdasarkan keanggotaan dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO) oragnisasi perserikatan bangsa-bangsa yang mengurusi pariwisata. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)