- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Inisiatif Brilian Bupati Natsir Ali, Gemerlap untuk Masa Depan Selayar Dapat Dukungan Penuh dari Kementan

KEPULAUAN SELAYAR JAKARTA– Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, mengambil langkah strategis dengan meluncurkan program Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa (Gemerlap).
Program ini tidak hanya fokus pada peremajaan kelapa tua, tetapi juga ekspansi penanaman di lahan baru, sebagai upaya membangun ketahanan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah.
Komitmen Bupati Natsir Ali ini langsung mendapat apresiasi dan dukungan dari Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, saat melakukan kunjungan bersama Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) di kediaman pribadi Mentan di Jakarta, Minggu (24/5).
Baca Lainnya :
- Ketua TP. PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Akhiri Kunker di Pulau Kayuadi 0
- Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sebut IKLH Selayar Masih Cukup Baik0
- Hasil Uji Lab Balai Besar KIPM Makassar : Penyebab Kematian Ikan di Selayar Bukan Karena Penyakit VNN0
- Pemda Selayar Minta Kuota BBM Ditambah1
- Orari Selayar Turunkan 33 Personilnya, Sukseskan Event One Day Trail Adventure Part 30
“Saya banyak menerima arahan langsung dari Pak Mentan untuk memperkuat program ini, termasuk dukungan teknis dan pendanaan,” ungkap Natsir Ali, menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.
Mentan Amran menegaskan bahwa Gemerlap sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi produk pertanian dan proyek strategis sektor agraris.
“Harga kelapa global terus melonjak, dari Rp1.300 menjadi Rp 4.000, Rp5.000 bahkan menjadi Rp7.000 per kilogram. Ini momentum emas bagi petani Indonesia,” tegas Amran. Ia memuji inisiatif Bupati Natsir Ali yang responsif terhadap tren pasar global.
Lebih dari itu, Kementan akan mendukung penuh industrialisasi kelapa dari hulu ke hilir, terutama di sentra produksi seperti Selayar. Pengolahan produk turunan kelapa, seperti minyak kelapa murni (VCO), nata de coco, dan biodiesel, akan digenjot untuk meningkatkan nilai tambah.
Mentan Amran juga mendorong penerapan sistem tumpang sari di kawasan perkebunan kelapa. “Di bawah tegakan kelapa, bisa ditanami padi, jagung, kakao, atau komoditas lain yang sesuai kondisi agroklimat. Ini akan meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan,” jelasnya.
Ia menekankan prinsip Nilai tambah harus tinggal di daerah. "Petani harus sejahtera,”tandas Amran, mengamini prinsip pembangunan berkeadilan yang diusung Bupati Natsir Ali.
“Gemerlap adalah bukti keseriusan kami menjadikan Selayar sebagai penghasil kelapa unggulan nasional,” tegas Natsir Ali. Melalui program ini, ia berkomitmen mengangkat kesejahteraan masyarakat.
Bupati Natsir Ali juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif. "Mari kita semua bersatu, gotong royong untuk daerah dan anak cucu kita," tandasnya penuh semangat.
Program Gemerlap ini akan melibatkan seluruh eleman masyarakat, ASN, TNI - Polri, Akademisi, penyuluh pertanian, kelompok tani, untuk memastikan keberlanjutannya. (HUMAS-IC)
-











.jpeg)