- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan, Ajukan 12 Titik Studi Perencanaan ke Kemenhub
- Rampungkan KKN 40 Hari, 102 Mahasiswa IAI Al-Amanah Dilepas Pemkab Selayar
- Bupati Natsir Ali dan Wabup Muhtar Beri Kejutan HUT ke-65 Bank Sulselbar Cabang Selayar
- Pemkab Selayar Gandeng PT. Pokphand dan Perbankan Dukung GEMERLAP–GEMETAR
- Koperasi Desa Merah Putih Bontosunggu Tembus 10 Tercepat Nasional, Bupati Natsir Ali Apresiasi Kodim 1415/Selayar
- Koordinasi Intensif Bupati Natsir Ali Berbuah Manis, 13 Traktor Kementan untuk Selayar
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor GEMERLAP–GEMETAR di Posko Induk Rujab
- Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Natsir Ali Kunjungi Intake Sumber Air Topa
- Wabup Selayar Lepas Jenazah Almarhum H. Rakhmat Zaenal, Kenang Dedikasi Putra Terbaik Daerah
- Camat Bontomatene Lantik Anggota BPD PAW Desa Kayu Bau
Jawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat Selayar, Nurdin Abdullah - Basli Ali Koordinasi Kolaborasi Program

MAKASSAR, - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah dan Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, melakukan pertemuan di Ruang Kerja Gubernur Sulsel, Selasa (12/1/2021). Dalam pertemuan itu membahas soal kolaborasi program Pemprov Sulsel dan Pemkab Selayar untuk tahun ini.
Hadir juga Sekda Selayar Marjani Sultan, Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Ariady Arsyal dan Anggota TGUPP yang juga mantan Bupati Selayar, HM Akib Patta.
Nurdin mengatakan, Selayar adalah daerah yang sangat potensial, baik dari sisi potensi pariwisata maupun perikanan. Namun, dari kemampuan APBD tidak cukup untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat. Sehingga, membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi.
Baca Lainnya :
- Menpar RI Kick Off Perencanaan Pengembangan KEK Pariwasata Selayar 4
- Silaturrahim dengan Masyarakat Pasimasunggu Timur, Ini Pesan Bupati Kepulauan Selayar0
- Jajaran Pengurus PGRI Selayar Audiens dan Silaturrahim dengan Bupati0
- MBA Harap Informasi Pendaftaran Kartu Pra Kerja Sampai ke Masyarakat0
- Khidmat, Bupati Kepulauan Selayar Ikut Upacara Detik-Detik Proklamasi Tingkat Nasional Secara Virtual0
"Kita berharap, kita pancing Selayar ini dengan membangun infrastruktur. Yang kedua, menghadirkan tenaga listrik, tidak lagi menggunakan genset. Kita berharap kabel bawah laut itu sudah bisa kita hubungkan di Selayar. Sehingga, ketersediaan listrik sangat memadai untuk pembangunan pariwisata," kata Nurdin.
Selain itu, rencana pembukaan Kawasan Industri Perikanan Terpadu (KIPT) dan progres usulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Selayar, harus didorong.
"KEK juga akan kita dorong cepat. Yang inti, Selayar tidak bisa kita lihat sebelah mata. Tapi kita harus melihat bahwa Selayar ini potensi besar yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan," ungkapnya.
Sedangkan, Basli Ali menyampaikan kepada gubernur bahwa pelaksanaan Pilkada Selayar berjalan dengan lancar.
"Pelaksanaan Pilkada di Selayar dapat berjalan dengan lancar. Sampai hari ini tidak ada masalah, dan gugatan pun tidak ada. Dan, Insyaallah mungkin kalau tidak ada halangan, kami akan ditetapkan jadi bupati dan wakil bupati Selayar," kata Basli.
Ia menyebutkan, dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah, banyak program yang dihadirkan di Selayar.
"Sekaligus menyampaikan beberapa harapan kami kepada Pak Gubernur terkait persoalan listrik, pengembangan penataan perkotaan di Selayar, juga persoalan perikanan," paparnya.
Menurutnya, Nurdin sangat memberikan respon baik dalam menyelesaikan persoalan dan mendorong untuk segera melakukan rapat dan koordinasi dengan instansi teknis yang ada di Pemprov Sulsel. Di Selayar diharapkannya ada kawasan perikanan terpadu dan akan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
"Beliau akan membantu kami agar KIPT ini bisa dapat berjalan. Karena ini sebuah kawasan yang harus didesain dengan baik dan Pak Gubernur siap membantu agar KIPT ini bisa berjalan dengan baik," harapnya.
Ia menambahkan, Pemprov juga akan membangun hotel di Selayar. Unsur kebudayaan Selayar akan dimasukkan dalam rancang dan desain bangunan.
"Hotel ini rencananya tahun ini, untuk mendukung KEK ini. Anggarannya itu Rp 20-30 miliar," pungkasnya. (*)










.jpeg)