- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
- Konsultasi Publik RDTR Bontomatene, Selayar Matangkan Arah Pembangunan Wilayah
- Final Check Hari Jadi ke-421 Selayar, Wabup Tekankan Sinergi dan Kesiapan Panitia
Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT

KEPULAUAN SELAYAR – Peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi salah satu fokus Bakti Kesehatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui RSUD KH. Khayyung bekerja sama dengan Persatuan Masyarakat Selayar (PERMAS), Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD KH. Hayyung Selayar ini diawali dengan edukasi kesehatan telinga, hidung, tenggorokan (THT), serta bedah kepala dan leher. Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum DPP PERMAS, Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D., Sp.THT-BKL (K), MARS.
Edukasi tersebut melibatkan Perhati-KL Sulselbar-Papua, Departemen THT-BKL Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Komda PGPKT. Sejumlah dokter umum, dokter spesialis, serta tenaga medis di Kabupaten Kepulauan Selayar turut mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Lainnya :
- Sebut Nama Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Dengan Benar, Anak Ini Dapat Doorprize 0
- Paripurna DPRD Selayar, Tetapkan Dua Naskah Ranperda Menjadi Perda 0
- Buka Rakorda PKK, Bupati Selayar Tekankan Prioritaskan Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga0
- Bupati Basli Ali Terima Kunjungan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji0
- Wabup Selayar Buka Orientasi Anggota DPRD di Makassar0

Prof. Abdul Kadir mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja PERMAS sejak dirinya dilantik sebagai ketua umum. Selain menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, PERMAS juga berkomitmen meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga medis melalui edukasi yang melibatkan para ahli.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Selayar yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya untuk penanganan penyakit yang membutuhkan kompetensi dokter spesialis.
Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga medis menjadi penting agar masyarakat dapat memperoleh penanganan awal yang tepat tanpa harus selalu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Melalui edukasi ini, para dokter dan tenaga medis diharapkan semakin memahami tata laksana penyakit THT, mampu mengenali kondisi yang memerlukan rujukan, serta memberikan pelayanan sesuai kompetensi dan standar medis.
Rangkaian edukasi diisi dengan pemaparan materi oleh para dokter ahli yang juga merupakan guru besar Departemen THT-BKL Fakultas Kedokteran Unhas. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi tenaga medis untuk memperdalam pengetahuan sekaligus berbagi pengalaman klinis dalam penanganan berbagai kasus THT dan bedah kepala leher.
Direktur RSUD KH. Hayyung Selayar, dr. Haizairin Nur, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PERMAS serta seluruh dokter dan tenaga medis yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan dan memperkuat pelayanan medis di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, PERMAS, rumah sakit, dan kalangan akademisi ini diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas akses pengetahuan medis sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)











.jpeg)