- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Kukuhkan 58 Guru Penggerak, Kadisdikpora Selayar, Masdar J Pratama Tegas! Pentingkan Pendidikan Ahklak

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) mengukuhkan sebanyak 58 Guru yang telah mengikuti pendidikan sebagai Guru Penggerak, bertempat di Pendopo Dekranasda Selayar pada Sabtu (26/10)
Pengukuhan Guru Penggerak yang ditandai ini dikemas dalam Festival Loka Karya 7 "Panen Hasil Belajar" Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 Kabupaten Kepulauan Selayar.
Festival Loka Karya Guru Penggerak dibuka secara resmi Sekretaris Daerah diwakili Asisten Administrasi Setda Ahmad Ansar, yang dalam sambutannya mengajak para guru untuk kembali menyadari bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang.
Baca Lainnya :
- Hadir Pada Pisah Sambut Kepala Rutan Klas II Selayar, Ini Kata MBA0
- Bedah Buku 50 Tahun Kiprah H. Tanri Abeng, Tandai Momentum Hari Jadi ke-414 Selayar0
- Pemkab Kepulauan Selayar Peringati Malam Nuzulul Qur'an 1443 H Secara Terpadu0
- Sakit, CJH Asal Selayar Dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo0
- Dikukuhkan Oleh Gubernur Sulsel, Asriady Sulaiman Resmi Pjs Bupati Kepulauan Selayar0
Untuk itu ia berharap melalui loka karya Guru Penggerak ini mampu melahirkan perubahan yang signifikan antara kerja cerdas para guru kepada anak didik.
Hal senada disampaikan Kadisdikpora Masdar J Pratama sesaat setelah dirinya mengukuhkan 58 Guru Penggerak dalam kesempatan itu menekankan para guru yang baru dikukuhkan sebagai guru penggerak menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan sesuai tujuan dari program guru penggerak.
Namun demikian ia mengingatkan bahwa yang tak kalah pentingnya pendidikan karakter khususnya pendidikan moral, akhlak dan budi pekerti pada anak didik.
"Moral, akhlak, dan budi pekerti merupakan fondasi penting yang harus ditanamkan dalam proses belajar mengajar, dalam berbagai persoalan pada dunia pendidikan yang sering muncul salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai tersebut" ucapnya
Kata Masdar, Tantangan saat ini begitu komplex banyaknya masalah dan kasus kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan. Baik yang menimpa siswa maupun guru sebagai tenaga pendidik.
"Untuk menjawab tantangan itu, salah satu kuncinya membangun hubungan emosianal kepada anak didik maupun terhada orang tua anak didik," kunci Masdar
Terakhir Kadis Masdar menegaskan agar para guru dalam mengajar tidak dilakukan hanya sekedar menggugur kewajiban, namun dengan hati yang tulus, sebab fokus utama seorang guru adalah mencerdaskan anak bangsa.
Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Prov Sulsel, Usman menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini, kata dia pendidikan kunci utama kemajuan bangsa, sistem pedidikan yang baik dapat melahirkan sumber daya yang berdaya saing, salah satunya hadirnya program penggerak. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)