- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 05
- Bupati Selayar Natsir Ali Minta KMP Balibo Dihentikan Sementara, Utamakan Keselamatan Penumpang
- Harapan Terus Hidup, Bupati Selayar Intensifkan Koordinasi Pencarian, Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
Kunker ke Selayar, Kajati Sulsel : Kekompakan Forkopimda Modal Utama Menggerakkan Pembangunan

Keterangan Gambar : foto by Immank
SELAYAR - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan Tarmizi, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (30/4/2019).
Kunjungan kerja Kajati Sulsel merupakan rutinitas yang harus ia lakukan. Selain ingin mengetahui wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati juga ingin melihat sarana dan prasarana Kejaksaan Negeri, apakah sudah memadai atau belum, dalam rangka memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, khususnya masyarakat pencari keadilan. Demikian dikemukakan Kajati Sulsel Tarmizi, S.H., M.H., saat melakukan ramah tamah dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar di Sunari Beach Baloiya, Selasa malam.
Dalam ramah tamah tersebut hadir Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, Sekda Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., unsur Forkopimda, para Pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMD, Camat, lurah dan kepala desa, para tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta undangan lainnya.
Baca Lainnya :
Dalam kunkernya Kajati melihat bahwa kekompakan Forkopimda adalah modal utama dalam menggerakkan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Kekompakan ini sangat penting, karena perannya berkontribusi untuk membantu Bupati dalam hal menggerakkan pembangunan di daerah. Ini adalah modal utama dalam membangun daerah ini lebih baik ke depan,” kata Tarmizi.
Terkait dengan pesta rakyat pemilu serentak 2019, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati memantau bahwa pemilu itu dapat berlangsung dengan baik. Ia menialai bahwa partisipasi pemilih sangat tinggi.
Sementara Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyampaikan potensi Kabupaten Kepulauan Kepulauan Selayar berdasarkan letak geografisnya. Ia mengatakan bahwa kondisi Kabupaten Kepulauan Selayar berbeda dengan kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan, yang seluruh wilayahnya terpisah dari daratan Pulau Sulawesi. Hal tersebut kata Basli adalah merupakan tantangan tersendiri dalam membangun Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dihadapan Kajati, Basli Ali juga menyampaikan keluhannya, terkait daya serap anggaran pemerintah pusat yang dinilai lamban, yang berakibat terganggunya pelayanan kepada masyarakat. Olehnya itu ia berharap para pimpinan OPD agar mampu berinovasi.
“Karena anggaran pusat juga terbatas, saya yakin daerah yang tidak mampu menyerap anggarannya akan ditarik oleh pemerintah pusat,” katanya.
Terkait dengan hal tersebut Basli berharap kehadiran Kajati Sulsel di Selayar dapat memberikan dorongan moral agar pemerintah dan masyarakat Selayar dapat bekerja dengan baik.
Menyikapi soal potensi Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati mengemukakan bahwa Bupati dan Wakil Bupati membutuhkan dukungan besar dari OPD dan seluruh elemen masyarakat untuk menggerakkan pembangunan di daerah ini.
“Pak Bupati dan Wakil Bupati tidak mungkin bekerja sendiri. Sekecil apapun kontribusi dari seluruh stakeholders, itu akan sangat bermakna,” jelas Kajati Sulsel.
Dikatakan salah satu yang paling utama dari semua OPD adalah bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Kalau memang bisa diselesaikan di desa, ya selesaikan di desa. Kalau bisa diselesaikan di kecamatan, tuntaskan di kecamatan. Batasan kewenangan yang diberikan kepada tiap OPD sudah jelas. Pelayananlah yang menjadi utama dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” terangnya. (HUMAS / IM)
Baca juga : Wabup Kepulauan Selayar Buka Dialog Kebangsaan Pasca Pemilu 2019










.jpeg)