- Bupati Maros Kunjungi Selayar untuk Agenda PAN, Kagum Keramahan Masyarakat
- Wabup Muhtar Sambut Jajaran DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi Bawa Agenda Konsolidasi dan Kesehatan
- Perluas Kolaborasi Perguruan Tinggi, Pemkab Selayar Jalin Kerja Sama dengan Unismuh Makassar
- Kolaborasi Unhas dan RSUD KH Hayyung, Senam Osteoporosis Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Tulang
- Wabup Muhtar Buka Seminar Ortopedi dan Traumatologi Unhas, Diawali Senam Osteoporosis di RSUD KH Hayyung
- Peringatan Maulid Nabi, Wabup Muhtar: Rahmatan Lil Alamin Harus Menjadi Ruh Pembangunan Selayar
- Permintaan Bupati Natsir Ali Direspons ASDP, Minggu Ini KMP Awu-Awu Segera Layani Bira–Pamatata
- Garuda Selayar Tiba di Benteng, Wabup Muhtar Sambut Langsung Kontingen Jamnas ke-XII
- Dari Jamnas Cibubur, Pramuka Garuda Selayar Pulang dengan Dukungan Kodaeral VI dan Permas Jakarta
- Hadiri Maulid di Desa Onto, Wabup Selayar Ajak Masyarakat Istiqamah dalam Kebaikan
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Selayar: Dandim 1415 Tekankan Pentingnya Ideologi sebagai Arah Pembangunan

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Ahad (1/6/2025).
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Muhtar bersama Sekertaris Daerah Mesdiyono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan peserta upacara dari TNI, Polri, Satpol PP serta Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 1415 Kepulauan Selayar Letkol Inf. Nanang Agung Wibowo yang memimpin langsung jalannya prosesi.
Baca Lainnya :

Dalam amanatnya, Dandim 1415 Kepulauan Selayar membacakan pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Dikatakan, Pancasila bukan sekedar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
"Dalam semangat memperkokoh Ideologi Pancasila, izinkan saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Telah mempersatukan Lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda," kata Dandim 1415 Kepulauan Selayar.
Disebutkan, dalam konteks pembangunan nasional, saat ini pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh Ideologi Pancasila, demokrasi dan Hak Asasi Manusia.
"Mengapa ini menjadi prioritas? karena kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi," ucap Nanang Agung Wibowo.
Usai upacara, dilanjutkan dengan pembagian bendera merah putih secara simbolis. Hal ini dilakukan sebagai simbol dalam rangka mendukung gerakan pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih. Gerakan ini adalah sebuah program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat Indonesia.
Rangkaian upacara meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, serta hening cipta mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah berjuang menjaga keutuhan bangsa. (Humas IKP/Im/M)










.jpeg)