- Wabup Muhtar Buka Seminar Ortopedi dan Traumatologi Unhas, Diawali Senam Osteoporosis di RSUD KH Hayyung
- Peringatan Maulid Nabi, Wabup Muhtar: Rahmatan Lil Alamin Harus Menjadi Ruh Pembangunan Selayar
- Permintaan Bupati Natsir Ali Direspons ASDP, Minggu Ini KMP Awu-Awu Segera Layani Bira–Pamatata
- Garuda Selayar Tiba di Benteng, Wabup Muhtar Sambut Langsung Kontingen Jamnas ke-XII
- Dari Jamnas Cibubur, Pramuka Garuda Selayar Pulang dengan Dukungan Kodaeral VI dan Permas Jakarta
- Hadiri Maulid di Desa Onto, Wabup Selayar Ajak Masyarakat Istiqamah dalam Kebaikan
- Rapat Paripurna DPRD, Wabup Muhtar Tegaskan APBD 2025 Dikelola Transparan hingga Raih WTP
- Selayar Kembali Jadi Lokasi Pengabdian, 61 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Turun ke Desa
- Wisuda Perdana ITSBM Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan: Ilmu Harus Jadi Amanah Pengabdian
- Bupati Natsir Ali Bangun Fondasi Industri Kelapa, Unhas Mulai Susun Studi Kelayakan
Wabup Muhtar Buka Seminar Ortopedi dan Traumatologi Unhas, Diawali Senam Osteoporosis di RSUD KH Hayyung

KEPULAUAN SELAYAR — Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Muhtar, M.M. membuka Seminar Tenaga Kesehatan dan Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Ortopedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), Sabtu (29/8/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam osteoporosis di halaman RSUD KH Hayyung Kepulauan Selayar. Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tulang sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat.

Baca Lainnya :
- Dandim 1415 Selayar Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Barugaiya0
- Pemkab Selayar Ikuti Rakor Teknis ATR/BPN, Dorong Percepatan Pendaftaran Tanah dan Optimalisasi PTSL0
- Bupati Selayar Buka Konferensi Kerja PGRI IV Tk. Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Launching Bengkel Santri, Bupati Dukung Kemandirian Pesantren Babussalam0
- Pemkab Selayar Gandeng Bank Sulselbar Fasilitasi KUR Petani Jagung, Potensi Panen Capai Rp54 Juta per Hektare0
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni pembukaan seminar yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD KH Hayyung, tenaga kesehatan, serta tim Departemen Ortopedi dan Traumatologi FK Unhas.
Dalam sambutan Wabup Muhtar menyampaikan apresiasi kepada Departemen Ortopedi dan Traumatologi FK Unhas atas kehadiran dan kontribusinya dalam meningkatkan pengetahuan serta kapasitas tenaga kesehatan di Selayar.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi daerah kepulauan yang menghadapi tantangan geografis dan akses terhadap layanan kesehatan rujukan.
Ia menegaskan, penguatan layanan kesehatan sangat penting bagi Selayar sebagai daerah kepulauan, khususnya dalam menghadapi kasus trauma dan kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat.
“Dalam kondisi kegawatdaruratan, khususnya kasus trauma dan kecelakaan, waktu adalah kehidupan. Karena itu, kemampuan tenaga kesehatan memberikan penanganan awal yang cepat dan tepat sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD KH Hayyung, dr. Hazairin Nur, Sp.B., FICS., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi dengan FK Unhas dapat terus berlanjut untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Selayar.
Ketua Departemen Ortopedi dan Traumatologi FK Unhas Makassar, Dr. dr. Muhammad Sakti, Sp.O.T., Subp.COK., FICS, turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan RSUD KH Hayyung atas dukungan dan sambutan terhadap tim pengabdian.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan seminar dan pengabdian kepada masyarakat tersebut merupakan bagian dari komitmen Departemen Ortopedi dan Traumatologi FK Unhas untuk berbagi pengetahuan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Guru Besar Departemen Ortopedi dan Traumatologi FK Unhas Prof. Dr. dr. Idrus A. Paturusi, Sp.B, Sp.OT (K), dan narasumber lainnya.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai topik terkait ortopedi dan traumatologi, khususnya penanganan trauma, cedera tulang dan sendi, perawatan luka, serta penanganan nyeri tulang belakang.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan, terutama dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)
_
.










.jpeg)