- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Peringatan Maulid Nabi, Wabup Muhtar: Rahmatan Lil Alamin Harus Menjadi Ruh Pembangunan Selayar

KEPULAUAN SELAYAR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, M.M., saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Benteng, Rabu (26/8/2026), bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Peringatan Maulid yang mengusung tema “Membumikan Rahmatan Lil Alamin” tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Baznas, PHBI, dan Pengurus Masjid Rahmatan Lil Alamin.
Baca Lainnya :
- Humas IKP Kominfo-SP Selayar Lakukan Monitoring dan Evaluasi PPID pada 15 OPD Teknis0
- Dihadang Cuaca Buruk, Tim Musrenbang Bappelitbangda Selayar Tiba Selamat di Pulau Kayuadi 0
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Rakor Terpadu Pemilu 20190
- Forum Konsultasi Publik RPMJD, Bupati Natsir Ali Tegaskan Asas Manfaat dan Keselarasan Program Dengan Asta Cita0
- Adnan Pandibu Pimpin Perbakin Selayar, Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Atlet Menembak0
Menurut Wabup, Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial dan mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk meneladani nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankan amanah pembangunan.
“Rahmatan lil alamin mengajarkan kepada kita bahwa setiap langkah dan kebijakan harus menghadirkan kemaslahatan, memberikan manfaat, serta membawa kebaikan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Ia menegaskan, nilai tersebut harus diwujudkan dalam pembangunan Selayar yang adil, inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah, kata dia, harus memastikan masyarakat di wilayah kepulauan, pulau-pulau kecil maupun daerah yang jauh dari pusat pemerintahan tetap mendapatkan akses pembangunan dan pelayanan yang layak.
Wabup Muhtar menyebut penguatan layanan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan sektor pertanian, perkebunan, kelautan, pariwisata dan UMKM merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Semua itu merupakan bagian dari ikhtiar besar kita untuk mewujudkan Selayar Maju dan Sejahtera,” tegasnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Wabup Muhtar menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan kepedulian dengan semangat “abbulo sipappa, ammunte sibatu.”
Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah bahwa jabatan merupakan amanah dan kekuasaan adalah tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Allah SWT.
“Setiap kebijakan harus bermuara pada kepentingan masyarakat. Mari kita hadirkan pemerintahan yang amanah, pelayanan yang cepat dan adil, serta pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Wabup berharap nilai rahmatan lil alamin tidak sekadar menjadi tema peringatan Maulid, tetapi benar-benar menjadi ruh dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sementara itu, pembawa hikmah Maulid, H. Zein Asfar Affandy, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa peringatan Maulid merupakan salah satu bentuk kecintaan umat kepada Rasulullah Muhammad SAW.
Menurutnya, kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan rahmat bagi seluruh alam. Karena itu, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan meneladani kebiasaan dan akhlak beliau, terutama dalam menebarkan kebaikan, kepedulian dan kasih sayang kepada sesama serta seluruh makhluk Allah SWT.
“Semoga dengan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, kita mendapatkan syafaat beliau di akhirat,” tuturnya.
Peringatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, para pemangku kepentingan, serta umat Muslim dan Muslimah di wilayah Benteng dan sekitarnya. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)