- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
Peringati HUT Pramuka ke-61, Wabup Selayar Buka Kemah Bakti di Bumi Perkemahan Suburu

KEPULAUAN SELAYAR -Memperingati Hari Ulang Tahun Pramuka ke-61, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kepulauan Selayar melakukan kemah bakti Pramuka di Bumi Perkemahan Suburu Kecamatan Bontoharu, Kamis (22/9/2022).
Perkemahan tersebut akan digelar hingga 25 September mendatang yang diikuti oleh seluruh anggota Pramuka wilayah Kecamatan Benteng dan Bontoharu.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H. yang membuka secara resmi perkemahan tersebut, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Pimpin Rakor Bahas Percepatan Penetapan Lokasi KEK0
- Bupati Kepulauan Selayar Pantau Pelaksanaan UN Tingkat SLTP0
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolda Sulsel0
- Sekda Selayar Hadiri Peluncuran Program Konservasi Kelautan dan Perikanan 0
- Besok Bursa Inovasi Desa Digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar 0
Wabup mengatakan, kegiatan Pramuka merupakan program kegiatan yang bertujuan mulia, yakni mendidik generasi muda untuk melakukan hal-hal yang positif, sesuai dengan norma masyarakat yang berlaku, menyiapkan mental yang kuat dan kokoh untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dikemukakan, kegiatan Pramuka dirancang sebagai alat pendidikan bagi siswa dan siswi menjadi generasi muda yang tangguh, menjadi generasi muda perekat dan siap membangun NKRI.
"Dengan begitu menandakan bahwa seluruh anggota Pramuka yang hadir, baik peserta didik, para pembina dan peserta dewasa memiliki moral, mental, dan budi pekerti yang bijaksana serta memiliki jiwa Pancasila setia dan patuh kepada NKRI," ucap Saiful Arif.
Wabup juga mengatakan, kegiatan perkemahan ini dikemas dan dilaksanakan dengan berbagai macam kegiatan positif, mulai dari kegiatan bakti, dan kegiatan lomba yang tujuannya mengembalikan kembali tali persaudaraan dan silaturrahim antar sesama gerakan pramuka yang selama dua tahun ini terhalang kegiatannya karena Pandemi Covid-19.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat saling berinteraksi dan saling mengenal satu sama lain, menciptakan hubungan harmonis walaupun ada kompotisi, tetapi itu tidak menghilangkan tujuan mulia, yakni memupuk tali persaudaraan antar sesama anggota Pramuka.
"Dalam kompotisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah, yang kalah jangan berkecil hati dan terus berlatih untuk kesempatan berikutnya, sedangkan yang menang jangan berpuas hati dan teruslah berlatih," jelas Saiful Arif.
Saiful Arif berpesan kepada segenap anggota Pramuka agar teruslah berkreasi dan berkarya dalam gerakan pramuka ini.
"Isilah masa muda kalian dengan kegiatan positif, dan produktif, membawa manfaat yang sebesar-besarnya guna mempersiapkan diri menata masa depan kalian dan masa depan bangsa. Ingat selalu hymne Pramuka bahwa pramuka Indonesia adalah manusia Pancasila," pungkasnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Wabup menitipkan pesan agar mulai dari pembukaan sampai penutupan perkemahan bahwa ada tiga muara yang ingin dicapai yakni PKS.
"Pesan PKS itu bukan partai, bukan pula perjanjian kerjasama, tetapi yang pertama adalah menambah Pengetahuan, Keterampilan dan mengubah Sikap. Apapun aktivitas kita dalam bumi perkemahan kita berusaha menambah pengetahuan, menambah keterampilan dan mengubah sikap dari yang tidak baik menjadi yang baik," tutup Saiful Arif. (Diskominfo SP/Tim).










.jpeg)