- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Pinca Bank Sulselbar Selayar Jaga Kepala Desa dari Risiko Hukum, CMS Permudah Pengelolaan Keuangan

KEPULAUAN SELAYAR – Transaksi non tunai melalui Cash Management System (CMS) menjadi solusi aman dan efisien dalam pengelolaan keuangan desa. Hal ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Nasrum, dalam kegiatan sosialisasi penggunaan CMS bagi pemerintah desa yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Selayar, Kamis (17/7/2025).
Kegiatan hasil kerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Bank Sulselbar Cabang Selayar ini dihadiri para Sekretaris Desa dan Bendahara Desa, sebagai langkah awal percepatan digitalisasi layanan keuangan desa.
Dalam penyampaiannya, Nasrum menekankan bahwa CMS bukan hanya memudahkan transaksi, tapi juga melindungi kepala desa dan perangkatnya dari potensi masalah hukum.
Baca Lainnya :
- Tiga Hari Pengoperasian Mobil Damri Digratiskan0
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL Untuk Masyarakat Pasimasunggu Timur0
- Ini Pendapat Akhir Bupati Kepulauan Selayar Terhadap Ranperda ABPD Tahun Anggaran 20220
- Ketua dan Pengurus PKK Selayar Berbagi Paket Ramadan Hingga ke Dusun-Dusun0
- Bupati Selayar Perbolehkan Masyarakat Beraktivitas dengan Tetap Patuh Pada Protokol Kesehatan 0
“Tujuan kami sederhana: kami ingin menjaga kepala desa dan seluruh perangkatnya. Dengan menggunakan CMS, semua transaksi tercatat, aman, dan bisa dipertanggungjawabkan. Gunakanlah CMS untuk semua transaksi keuangan desa,” ujar Nasrum.
Ia menambahkan, CMS memungkinkan pembayaran pajak, transfer gaji, hingga pencetakan laporan keuangan dilakukan tanpa perlu lagi datang ke kantor bank.
“Tidak perlu lagi ke kantor BPD hanya untuk cetak rekening koran. Lewat CMS semua bisa diakses langsung dari desa. Praktis, cepat, dan aman,” jelasnya.
CMS juga terhubung dengan sistem pelaporan, sehingga semua transaksi terekam otomatis dan siap untuk dipertanggungjawabkan kepada auditor atau pihak berwenang.
Sebagai bentuk dukungan, Bank Sulselbar akan menyediakan fasilitas “Aganku” di setiap desa, guna mendukung kelancaran transaksi digital.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Selayar Zulfikri yang membuka kegiatan ini menegaskan bahwa penggunaan transaksi non tunai adalah bagian dari digitalisasi tata kelola desa, serta bentuk penguatan pengendalian internal.
“Ini bukan untuk menyulitkan desa, justru agar lebih tertib, profesional, dan disiplin. Dengan sistem ini, kita ingin perangkat desa semakin memahami tupoksi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadis PMD.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran video edukatif tentang CMS dan sesi diskusi interaktif, yang memberikan ruang tanya jawab langsung antara peserta dan pihak Bank Sulselbar.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan desa-desa di Kepulauan Selayar semakin siap bertransformasi menuju tata kelola keuangan yang transparan, efisien, dan akuntabel berbasis digital. (HUMAS - IC)











.jpeg)