- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
- Wabup Selayar Hadiri Halal Bi Halal Permas di Makassar, Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
- Pj Sekda Selayar Hadiri Pembukaan Pameran MTQ Sulsel, UMKM Lokal Banyak Diminati Warga
Ince Rahim : Pentingnya Pendidikan Politik bagi Kaum Pelajar

SELAYAR - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan pendidikan politik bagi pelajar di Aula Kesbangpol, Selasa (18/2/2020).
Kepala Badan Kesbangpol Ince Rahim mengatakan pelatihan pendidikan politik bagi pelajar sangat penting dikarenakan pada tahun ini akan dilaksanakan pemilukada serentak.
"Jadi sangat perlu agar anak anak sekolah atau generasi muda dapat memahami dan mengetahui perkembangan politik dan hak -hak politiknya khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar. Selain menjaga stabilitas politik, kita jelaskan perlunya bijak dalam bermedia sosial (medsos)," ucap Ince Rahim saat membuka pelatihan tersebut.
Baca Lainnya :
- Kesbangpol Selayar Gelar Giat Pembinaan Kemasyarakatan dan LSM0
- Antisipasi Segala Bentuk ATGH Jelang Pilkada, Kesbangpol Rapat Koordinasi dengan Aparat TNI Polri0
- Badan Kesbangpol Mediasi Penyelesaian Konflik Pembangunan Rumah Ibadah0
- Kesbangpol Selayar Gelar Bimtek Pengelolaan Bankeu Parpol0
- Kodim 1415 Selayar Kerjasama Kesbangpol Bentuk Kader Bela Negara, Diberi Nama Brigez0
Dikarenakan suhu politik yang makin berkembang, Ince Rahim tidak ingin ada gesekan di masyarakat khususnya para generasi muda.
Kepala Bidang fasilitasi Hubungan Antar Lembaga Badan Kesbangpol Pemprov Sulsel Hj. Besse Wana,S.H.,M.H., memaparkan bahwa pendidikan politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang kak, kewajiban dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Pembelajaran pendidikan politik yang berkesinambungan diperlukan mengingat masalah-masalah di bidang politik sangat kompleks dan dinamis, pendidikan politik bagi generasi muda sejak dini amatlah vital dalam mendukung perbaikan sistem politik di Indonesia," ungkapnya.
Baca juga :
Desa Nyiur Indah Mulai Kembangkan Budi Daya Rumput Laut
Selanjutnya Besse Wana mengatakan bahwa berdasarkan UU nomor 40 Tahun 2000 pasal 1 menyebutkan pemuda adalah WNI yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 tahun - 30 tahun. Kaum millenial (anak muda) kata Wana sangat diperhitungkan, dimana dalam kampanye politiknya sangat identik dengan media sosial.
Materi penutupnya, Besse Wana sebutkan bahwa cara menumbuhkan minat pemilih pemula dalam melaksanakan hak dalam pemilihan umum, pertama adalah menumbuhkan kesadaran berpolitik sejak dini. Kedua mengembangkan pendidikan politik kepada para remaja agar mampu menjadi aktor politik dalam lingkup perandan status yang disandang, ketiga menumbuhkan pengertian bagaimana menjalankan hak dan kewajiban politik sebagai warga negara secara baik.
Hadir pula Kepala Bidang Fasilitasi Organisasi Politik & Kemasyarakatan Hj. Apriana Susilawati,SE., M.M., dan Mursalim S.Sos Kasubag Humas & Pemberitaan selaku moderator. (ARUD)










.jpeg)