- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
- Satu-Satunya dari Kepulauan, UPT SDN Labuang Mangatti Wakili Pasimasunggu pada Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten
- Bupati Natsir Ali Hadir dan Apresiasi Terobosan Pidana Kerja Sosial di Sulsel
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor Terpadu Sektor Unggulan Pembangunan Daerah, Tekankan Empat Point Penting
Ince Rahim : Pentingnya Pendidikan Politik bagi Kaum Pelajar

SELAYAR - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan pendidikan politik bagi pelajar di Aula Kesbangpol, Selasa (18/2/2020).
Kepala Badan Kesbangpol Ince Rahim mengatakan pelatihan pendidikan politik bagi pelajar sangat penting dikarenakan pada tahun ini akan dilaksanakan pemilukada serentak.
"Jadi sangat perlu agar anak anak sekolah atau generasi muda dapat memahami dan mengetahui perkembangan politik dan hak -hak politiknya khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar. Selain menjaga stabilitas politik, kita jelaskan perlunya bijak dalam bermedia sosial (medsos)," ucap Ince Rahim saat membuka pelatihan tersebut.
Baca Lainnya :
- Antisipasi Segala Bentuk ATGH Jelang Pilkada, Kesbangpol Rapat Koordinasi dengan Aparat TNI Polri0
- Kesbangpol Selayar Gelar Bimtek Pengelolaan Bankeu Parpol0
- Kesbangpol Selayar Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi ASN 0
- Badan Kesbangpol Mediasi Penyelesaian Konflik Pembangunan Rumah Ibadah0
- Kesbangpol Selayar Gelar Giat Pembinaan Kemasyarakatan dan LSM0
Dikarenakan suhu politik yang makin berkembang, Ince Rahim tidak ingin ada gesekan di masyarakat khususnya para generasi muda.
Kepala Bidang fasilitasi Hubungan Antar Lembaga Badan Kesbangpol Pemprov Sulsel Hj. Besse Wana,S.H.,M.H., memaparkan bahwa pendidikan politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang kak, kewajiban dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Pembelajaran pendidikan politik yang berkesinambungan diperlukan mengingat masalah-masalah di bidang politik sangat kompleks dan dinamis, pendidikan politik bagi generasi muda sejak dini amatlah vital dalam mendukung perbaikan sistem politik di Indonesia," ungkapnya.
Baca juga :
Desa Nyiur Indah Mulai Kembangkan Budi Daya Rumput Laut
Selanjutnya Besse Wana mengatakan bahwa berdasarkan UU nomor 40 Tahun 2000 pasal 1 menyebutkan pemuda adalah WNI yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 tahun - 30 tahun. Kaum millenial (anak muda) kata Wana sangat diperhitungkan, dimana dalam kampanye politiknya sangat identik dengan media sosial.
Materi penutupnya, Besse Wana sebutkan bahwa cara menumbuhkan minat pemilih pemula dalam melaksanakan hak dalam pemilihan umum, pertama adalah menumbuhkan kesadaran berpolitik sejak dini. Kedua mengembangkan pendidikan politik kepada para remaja agar mampu menjadi aktor politik dalam lingkup perandan status yang disandang, ketiga menumbuhkan pengertian bagaimana menjalankan hak dan kewajiban politik sebagai warga negara secara baik.
Hadir pula Kepala Bidang Fasilitasi Organisasi Politik & Kemasyarakatan Hj. Apriana Susilawati,SE., M.M., dan Mursalim S.Sos Kasubag Humas & Pemberitaan selaku moderator. (ARUD)










.jpeg)