- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
- Wabup Selayar Hadiri Halal Bi Halal Permas di Makassar, Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
- Pj Sekda Selayar Hadiri Pembukaan Pameran MTQ Sulsel, UMKM Lokal Banyak Diminati Warga
Antisipasi Segala Bentuk ATGH Jelang Pilkada, Kesbangpol Rapat Koordinasi dengan Aparat TNI Polri

SELAYAR - Memasuki tahapan pilkada 2020 banyak hal yang harus diantisipasi utamanya bentuk-bentuk ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan (ATGH), khususnya yang berpotensi menggangu jalannya permerintahan dan proses demokrasi pemilukada.
Hal ini disampaikan oleh Kaban Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Ince Rahim, S.Pd., S.H., M.H., pada rapat koordinasi bersama jajaran TNI/Polri di Aula Badan Kesbangpol Senin (10/02/2020).
Ince Rahim mengatakan upaya deteksi dini, cegah dini dan tangkal dini harus dilakukan oleh semua pihak bersama pemerintah dan aparat keamanan TNI/Polri pada semua tingkatan dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Kesbangpol Selayar Gelar Giat Pembinaan Kemasyarakatan dan LSM0
- Badan Kesbangpol Mediasi Penyelesaian Konflik Pembangunan Rumah Ibadah0
- Kodim 1415 Selayar Kerjasama Kesbangpol Bentuk Kader Bela Negara, Diberi Nama Brigez0
- Kesbangpol Selayar Gelar Bimtek Pengelolaan Bankeu Parpol0
- Kesbangpol Selayar Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi ASN 0
"Dari hasil rapat yang saya hadiri di Kesbangpol Provinsi terkait perkiraan-perkiraan ancaman menghadapi pilkada serentak tahun 2020 dimana ada beberapa daerah di Sulawesi Selatan yang ikut pilkada, yang harus diantisipasi khususnya daerah yang diperkirakan rawan terhadap ATGH pemilukada," kata Ince.
Analisa Kesbangpol terhadap ATGH antara lain dari aspek penyelenggara, aspek pasangan calon, aspek pemilih, logistik dan aspek media sosial.
"Dengan memperhatikan semua perkiraan yang potensial menjadi ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan tahapan pilkada, harus ditangani secara sungguh-sungguh agar tidak berdampak luas pada terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Ince Rahim.
Badan kesbangpol kata dia, akan membuat analisa potensi kerawanan jelang Pilkada. "Kita ketahui bersama bahwa sifat ancaman itu majemuk, fisik, non fisik serta global dan dalam giat politik di daerah jelang pilkada, salah satu pemicu konflik adalah hoaks yang dilakukan oleh orang-orang yang intoleran / anti kemapanan untuk memanaskan suasana politik daerah," ucap Ince Rahim yang ditemui diruang kerjanya usai melakukan rapat kordinasi dengan aparat TNI-POLRI. (Arud)










.jpeg)