- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 05
- Bupati Selayar Natsir Ali Minta KMP Balibo Dihentikan Sementara, Utamakan Keselamatan Penumpang
- Harapan Terus Hidup, Bupati Selayar Intensifkan Koordinasi Pencarian, Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
Rakor Sejumlah Pimpinan OPD Bahas Solusi Anjloknya Harga Kopra di Selayar

Keterangan Gambar : Foto by Murah Kurniadi
SELAYAR - Dalam kurung waktu 1 tahun terakhir harga kopra terus anjlok di pasar global internasional. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus berupaya mencarikan solusi, membantu para petani kelapa. Terlebih kopra (kelapa) menjadi salah satu komuditas andalan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pelemahan harga komuditas ekspor ini menjadi topik hangat dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten Ekbang dan kesejahteraan Setda Selayar Ir. H. Arfang Arief, di Ruang Kerjanya, Kamis 9 Mei lalu. Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Kaban Keuangan, Kadis Perindagkum Drs. Hizbullah Kamaruddin, Kadis Pertanian Ir. Ismail, unsur Dinas PMPTSPTK, dari Bappelitbangda, serta Kabag. Ekonomi Setda.
Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arief mengatakan menurunnya harga kopra di Selayar karena menurunnya harga kopra secara nasional. Persoalan tersebut kata Arfang Arief sudah menjadi persoalan nasional yang saat ini sedang didiskusikan solusinya melalui organisasi Koalisi Pemerintah Penghasil Kelapa (Kopek).
Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Rakor Terpadu Pemilu 20190
- Wabup Kepulauan Selayar Ikuti Rapat Evaluasi Pembangunan Sulsel Triwulan I0
Sementara Kabag Ekonomi Setda Muh. Arsyad, SKM., M.Kes melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/5/2011) bahwa hasil rakor tersebut akan ditindaklajuti pada rapat selanjutnya yang dijadwalkan pada Senin mendatang, 13 Mei 2019. Muh. Arsyad mengatakan dalam rapat nanti masih akan membahas penanganan menurunnya/rendahnya harga kopra di Kabupaten Kepulauan Selayar. Dalam keterangannya selain kepala OPD juga akan menghadirkan para pedagang dan pengumpul kopra.
Baca juga : Bupati Selayar Besuk Pasien di RS. Wahidin, Mohon Doa Untuk Kesembuhan Arifin Rujab
Kabag Ekonomi menuturkan bahwa dalam rapat koordinasi sebelumnya menghasilkan beberapa kesimpulan diantaranya Instansi terkait segera melakukan komunikasi dan konsultasi dengan Kopek dan Kementerian Perdagangan untuk informasi pemecahan masalah dan peluang pasar. Selain itu lanjut Arsyad pemberdayaan PD Berdikari untuk pengembangan VCO dan Bumdes untuk pengembangan minyak goreng.
“Kita juga akan melakukan studi banding bersama dengan para kepala desa ke daerah (Gorontalo, Indragiri hilir) yang berhasil mengelola hilirisasi kelapa,” tulis Muh. Arsyad.
Selain itu para pedagang dan pengumpul kopra lokal akan diundang untuk diskusi bersama , juga mengundang investor PT. Kelapa Biru Nusantara Sidoarjo dan investor lainnya untuk mensosialisasikan alat produksi VCO dan pemasarannya. (HUMAS/IM)










.jpeg)